Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan pada Kamis (11/6/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan pada penyampaian progres sejumlah program kerja di lingkungan Kementerian Perhubungan.

>>> Akio Toyoda Khawatirkan Dominasi Mobil Listrik di Industri Global

Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh materi yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan Presiden.

"Oh ini aja, beliau [Presiden] nanyain progres beberapa terkait Kemenhub," ujar Dudy usai pertemuan.

Menteri Perhubungan juga membawa bahan evaluasi yang siap dipaparkan jika Presiden meminta kejelasan lebih lanjut mengenai sektor transportasi.

Evaluasi Tarif Batas Atas Tiket Pesawat

Salah satu materi yang disiapkan adalah penyesuaian regulasi penerbangan, termasuk evaluasi Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat yang menjadi perhatian publik.

"Itu nanti juga kalau beliau tanya disiapkan," kata Dudy.

Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa keputusan akhir mengenai kenaikan atau perubahan regulasi tarif berada di bawah wewenang penuh Presiden.

"Itu tergantung beliau yang mengiyakan," ujar Dudy.

>>> Putri Widhiasari Ikuti Program Sosial dan Edukasi Lingkungan di Ciwidey

Pihak kementerian saat ini berperan sebagai penyedia data komprehensif yang siap diserahkan kapan saja jika Presiden membutuhkan rincian teknis.

Kementerian Perhubungan tengah memfinalisasi formula baru TBA yang memperbarui asumsi kurs dan harga bahan bakar.

Penyesuaian ini dirancang agar lebih fleksibel dalam menghadapi gejolak biaya operasional maskapai di masa depan.

"TBA yang baru harapannya dapat menjawab apa yang menjadi keinginan dari maskapai," kata Dudy.

Pemerintah berupaya mempercepat penyelesaian revisi formula ini guna merespons tekanan ekonomi yang dihadapi industri penerbangan nasional, dengan tetap menjaga perlindungan konsumen.

"Untuk sementara yang disampaikan adalah TBA kita tetapkan berdasarkan kondisi saat ini, tapi juga kita akan mempertimbangkan adanya fleksibilitas apabila terjadi lonjakan seperti kondisi sekarang ini," ujar Dudy.

>>> PANI Targetkan Hotel Hilton Beroperasi pada Akhir 2027

Formulasi tarif baru ini nantinya juga akan menyesuaikan perkembangan pergerakan kurs terkini dengan mempertimbangkan asumsi yang ditetapkan dalam APBN.