Mantan kontestan ajang remaja, Putri Widhiasari, terlibat langsung dalam kegiatan pelestarian alam di kawasan Ciwidey, Jawa Barat.

Figur publik muda ini mengikuti aksi kepedulian lingkungan sekaligus membagikan ilmu kepada masyarakat setempat.

>>> PANI Targetkan Hotel Hilton Beroperasi pada Akhir 2027

Putri Remaja Indonesia Budaya 2023 tersebut mengikuti agenda intensif selama dua hari bersama Interact Club Global Sevilla Pulo Mas.

Rangkaian aktivitas yang dijalani meliputi pembelajaran industri di pabrik teh, penjelajahan alam, hingga misi sosial.

"Kita trekking ke curug, edukasi alam juga. Belajar tentang kopi dan nanam pohon," cerita Putri Widhiasari mengenang pengalamannya di sana.

Sektor pendidikan juga menjadi bagian dari gerakan ini. Putri Widhiasari berkesempatan mendatangi institusi pendidikan lokal di pemukiman warga untuk berinteraksi langsung dengan para siswa.

Baginya, momen tersebut menjadi pengalaman berharga yang dilalui bersama rekan-rekan kelompoknya. Terlebih, aktivitas sosial di lapangan seperti ini merupakan pengalaman pertama yang terasa sangat spesial.

"Kita ngajarin mereka, main sama adek-adek di MIS Baitul Ghafur," lanjut Putri.

Pengalaman di MIS Baitul Ghafur, Kampung Cilembeur, Desa Lebakmuncang tersebut memberikan kesan mendalam.

Melalui program Interact Club Global Sevilla Pulo Mas, banyak pelajaran yang didapatkan mengenai pentingnya menjaga ekosistem.

>>> Kebijakan Ekspor Satu Pintu Dinilai Hambat Investasi Hilir Batu Bara

Kesadaran terhadap kelestarian lingkungan hidup dinilai perlu ditanamkan kepada masyarakat sejak usia dini. Pandangan ini sejalan dengan penilaian yang disampaikan oleh koordinator pelaksana kegiatan, Sir Fajar Pratama.

Melalui pernyataan resminya, Sir Fajar Pratama menjelaskan bahwa aktivitas turun ke lapangan memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter positif generasi muda.

Edukasi di luar ruangan memberikan perspektif nyata yang tidak didapatkan di dalam kelas.

Para peserta dapat melihat langsung dinamika kerja masyarakat agraris, memahami rantai produksi teh, dan berkontribusi pada penghijauan.

Aktivitas ini juga dinilai efektif dalam mengasah rasa empati dan kepedulian sosial remaja.

Kehadiran tokoh remaja yang memiliki pengaruh seperti Putri Widhiasari diharapkan mampu menyebarkan dampak positif yang lebih luas.

Langkah ini dapat menjadi stimulus bagi generasi sebaya, khususnya para pelajar sekolah menengah atas.

"Kami dari Interact Club Global Sevilla Pulo Mas ingin mengajak anak muda untuk gak takut melakukan hal baru yang mungkin dianggap berbeda oleh masyarakat.

>>> Kemenkes Bantah Tudingan Peresmian RSUD Lampung Hanya Seremonial

Jangan takut menjadi berbeda dan keluar dari zona nyaman," pungkasnya.