Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Ajang yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 ini membawa sejumlah perubahan besar.

>>> Penjualan Ritel Nasional Turun 3,7 Persen pada April 2026

Total hadiah mencapai US$871 juta atau sekitar Rp15,7 triliun, menjadikannya Piala Dunia termahal sepanjang sejarah.

Pertama Kali Diikuti 48 Tim

Untuk pertama kalinya, FIFA memperluas jumlah peserta menjadi 48 negara yang terbagi dalam 12 grup.

Jumlah pertandingan melonjak dari 64 menjadi 104 laga, dengan durasi turnamen 39 hari.

Format baru ini membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari Afrika, Asia, dan zona CONCACAF untuk lolos kualifikasi.

Digelar di Tiga Negara Sekaligus

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen pertama yang diselenggarakan oleh tiga negara tuan rumah: AS, Kanada, dan Meksiko.

Sebanyak 16 kota tuan rumah tersebar di seluruh Amerika Utara, dari Vancouver hingga Mexico City dan Miami.

Amerika Serikat menjadi tuan rumah sebagian besar pertandingan, termasuk semua laga babak gugur mulai perempat final.

Stadion Azteca Cetak Rekor Baru

Stadion Azteca di Mexico City akan menjadi stadion pertama yang menggelar pertandingan di tiga edisi Piala Dunia putra: 1970, 1986, dan 2026.

Stadion legendaris ini pernah menjadi lokasi final ikonik saat Brasil juara pada 1970 dan Argentina pada 1986.

Pemerintah Meksiko memasang patung besar Pele di luar stadion sebagai penghormatan.

Cuaca Panas Jadi Ancaman Serius

Cuaca ekstrem diperkirakan menjadi tantangan besar selama turnamen.

>>> Diplomasi dan Geografi Jadi Kunci Arab Saudi Bebas dari Penjajahan