Kebocoran informasi mengenai proyek game baru yang belum diumumkan secara resmi sering kali berasal dari badan rating video game Korea Selatan, GRAC.

Hasil investigasi GameMeca menunjukkan bahwa GRAC tidak melakukan kelalaian. Situasi ini terjadi akibat adanya kontradiksi legal dalam aturan yang berlaku.

>>> Ubisoft PHK 380 Karyawan dan Tutup Dua Studio di Belgrade dan Winnipeg

Perwakilan GRAC menjelaskan bahwa publikasi hasil penilaian produk video game telah mengikuti prosedur resmi pemerintahan. Langkah tersebut mengacu pada undang-undang Game Industry Promotion Act di Korea Selatan.

Lembaga rating ini hanya dapat memenuhi permohonan menjaga kerahasiaan dari developer atau publisher selama proses peninjauan berlangsung. Kewajiban hukum muncul setelah keputusan penolakan atau persetujuan rating ditetapkan.

GRAC secara hukum wajib mengumumkan hasil pengajuan tersebut kepada masyarakat melalui dokumen digital di situs resmi tanpa pengecualian.

Ketentuan ini sudah disampaikan kepada perusahaan game sebelum mereka mengajukan permohonan.

>>> Banner Mavuika vs Lohen Genshin Impact: Pilihan untuk Pemain Baru

Dilema Developer dan Perlindungan Data

Para pengembang maupun penerbit game tidak memiliki pilihan lain selain menyetujui persyaratan tersebut.

Kebijakan ini menjadi syarat mutlak jika mereka ingin merilis produk video game di pasar Korea Selatan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa munculnya informasi game baru di laman resmi GRAC bukan merupakan kelalaian internal.

>>> Bug Forza Horizon 6 Hapus Save Data Pemain, Diduga Dipicu Mobil Tertentu

Hal ini terjadi karena adanya keterbatasan regulasi hukum di Korea Selatan dalam melindungi data rahasia setelah proses pengajuan rating selesai.