Sastrawan Goenawan Mohamad kembali menyapa publik melalui pameran tunggal seni grafis bertajuk Teks, Gambar, Kitab di Komunitas Salihara Arts Center Jakarta.

Pameran berlangsung mulai 24 Mei hingga 28 Juni 2026, menampilkan sebanyak 96 karya grafis yang menunjukkan pergeseran medium artistik sang seniman dalam beberapa tahun terakhir.

>>> Bank Mandiri Salurkan KUR Juni 2026: Simak Tabel Angsuran dan Syaratnya

Dalam pameran ini, teks tidak lagi sekadar ilustrasi penjelasan, melainkan menjadi serpihan narasi yang memperkuat unsur visual.

Hubungan timbal balik antara teks dan gambar terlihat dalam karya Hantu Atlet (2023) yang menampilkan sosok berwajah gelap dengan goresan merah berdampingan teks tentang ironi juara muay thai.

Karakter serupa juga muncul pada karya Hantu Cabe Rawit (2023) di atas daluang serta Burung Singgah (2022) yang didominasi ruang kosong liris.

Perjalanan Seni Grafis Goenawan Mohamad

Eksibisi ini mengonfirmasi konsistensi visual penulis Catatan Pinggir setelah mendalami seni cetak di Devto Printmaking Institute, Bali.

Sebelumnya, ia telah menggelar pameran Kitab Hewan di Dia. Lo.

Gue dan Kitab Hantu di ArtJog pada 2023, serta pameran Sejauh Ini…… di Galeri Lawangwangi Bandung setahun setelahnya.

Goenawan Mohamad menyatakan bahwa seluruh materi pameran dikumpulkan langsung oleh pihak galeri tanpa rencana khusus dari dirinya.

Ia mengisyaratkan pameran ini bisa menjadi penampilan publik terakhirnya.

>>> JisuLife Luncurkan Tiga Kipas Genggam Premium: Ultra 2, Pro1S, dan Pro1 Mini

"Saya saat ini juga sudah berumur 85 [tahun], dan untungnya saya jarang menjadi bagian dari acara di Salihara karena ada semacam etik.

Kami yang mengelola ini tidak boleh terlalu sering tampil," ujarnya.