Kurs Mata Uang Asia Bergerak Terbatas pada 11 Juni 2026
Mayoritas mata uang di kawasan Asia menunjukkan pergerakan terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (11/6/2026).
Para pelaku pasar cenderung menahan posisi sembari menantikan katalis ekonomi global, sementara dolar AS masih bertahan kuat.
>>> Harga Emas Antam 11 Juni 2026 Turun Rp 24.000 Per Gram
Berdasarkan data Reuters pukul 02.13 GMT, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan paling dalam di Asia.
Nilai won Korea turun 0,47% ke level 1.527,4 per dolar AS, dari posisi sebelumnya 1.520,2 per dolar AS.
Dolar Taiwan melemah 0,25%, sementara ringgit Malaysia dan yuan China masing-masing turun tipis 0,05%.
Rupiah juga berada di zona merah dengan penurunan terbatas 0,03% ke level Rp 17.955 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 17.950 per dolar AS.
Di sisi lain, beberapa mata uang Asia mencatat penguatan terhadap dolar AS, dipimpin baht Thailand yang naik 0,20%.
Kenaikan disusul yen Jepang dan dolar Singapura yang masing-masing menguat 0,04%, sementara peso Filipina terapresiasi 0,03% dan rupee India stabil.
>>> Universitas BSI Buka Pendaftaran Kelas Karyawan Gelombang 4 hingga 2 Juli 2026
Sejak awal tahun 2026, tekanan terhadap mata uang Asia masih cukup besar.
Rupiah menjadi yang terburuk dengan depresiasi 7,16% dari posisi akhir 2025 di Rp 16.670 per dolar AS.
Won Korea Selatan melemah 5,75% sepanjang tahun berjalan, sedangkan rupee India terkoreksi 5,66%.
Baht Thailand dan peso Filipina masing-masing melemah 4,39% dan 4,08% sejak awal tahun.
Yen Jepang turun 2,38%, sementara dolar Taiwan melemah 0,98%.
Depresiasi lebih terbatas dialami ringgit Malaysia dan dolar Singapura, masing-masing 0,32% dan 0,12%.
>>> Harga BBM Non-Subsidi Naik per 10 Juni 2026, Pertamax Jadi Rp 16.250 per Liter
Yuan China menjadi pengecualian dengan penguatan 3,11% terhadap dolar AS sepanjang 2026, menjadikannya mata uang berkinerja terbaik di Asia.
Update Terbaru
PSSI Masih Tunggu Kepastian Justin Hubner untuk Piala AFF 2026
Minggu / 26-07-2026, 20:42 WIB
Yusril Ingatkan Risiko Hukum di Balik Sayembara Penangkapan Begal Ala Gubernur Jabar
Minggu / 26-07-2026, 20:42 WIB
Mengapa Anda Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Minggu / 26-07-2026, 20:35 WIB
Perubahan Bicara Ini Bisa Jadi Tanda Awal Alzheimer, Waspadai
Minggu / 26-07-2026, 20:35 WIB
Bocoran Unboxing Honor Robot Phone Tampilkan Desain Kemasan dan Kamera Gimbal
Minggu / 26-07-2026, 20:35 WIB
Demi Peran Buta di The Odyssey, John Leguizamo Jalani Syuting Tanpa Melihat Selama 14 Jam
Minggu / 26-07-2026, 20:29 WIB
Polisi Amankan Tiga Tersangka Pengeroyokan yang Tewaskan Warga Menteng
Minggu / 26-07-2026, 20:28 WIB
Cara Saya Menilai Tempat di Google Maps Tanpa Bergantung pada Bintang
Minggu / 26-07-2026, 20:22 WIB
Langkah Pertama yang Harus Dilakukan saat Beralih dari iPhone ke Android
Minggu / 26-07-2026, 20:21 WIB
Hemat Gigabyte Ruang Google dengan Mengatur Ulang Pengaturan Cadangan
Minggu / 26-07-2026, 20:21 WIB
Kematian Mantan Komando Afghanistan di Tahanan Imigrasi AS Dinyatakan Kecelakaan
Minggu / 26-07-2026, 20:21 WIB
Antisipasi Kemarau 2026, Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Lahan Sawah
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Pesawat Piper PA-23 Apache Mangkrak di Spanyol Dilelang Mulai Rp170 Ribu
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB
Topan Noul Terjang China Selatan, 340 Ribu Warga Mengungsi
Minggu / 26-07-2026, 20:17 WIB







