Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) turun pada perdagangan Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan data Bloomberg Technoz, harga emas Antam berada di Rp 2.689.000 per gram, melemah Rp 24.000 dari posisi sebelumnya.

>>> Universitas BSI Buka Pendaftaran Kelas Karyawan Gelombang 4 hingga 2 Juli 2026

Penurunan juga terjadi pada harga buyback yang dipatok Rp 2.395.000 per gram, turun Rp 92.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Penyebab Penurunan Harga Emas

Pelemahan harga emas domestik dipicu koreksi tajam di pasar global.

Harga emas dunia anjlok 4,73% ke level US$ 4.059,6 per troy ons pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Angka tersebut menjadi rekor terendah sejak November tahun lalu. Emas telah merosot selama empat hari berturut-turut dengan akumulasi penurunan 9,28%.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama. Hubungan Iran dan Amerika Serikat (AS) memanas setelah aksi saling serang rudal.

>>> Harga BBM Non-Subsidi Naik per 10 Juni 2026, Pertamax Jadi Rp 16.250 per Liter

Militer AS melancarkan serangan rudal ke sejumlah sasaran di Iran. Teheran menyatakan siap melakukan serangan balasan.

Presiden AS Donald Trump menuduh Iran memperlambat negosiasi perdamaian. Konflik di Timur Tengah telah memasuki bulan keempat.

Gejolak geopolitik juga menyebabkan penutupan Selat Hormuz, memicu lonjakan harga energi. Harga minyak mentah Brent naik 1,8% ke US$ 93,1 per barel.

Kenaikan harga energi berpotensi mendorong inflasi global lebih tinggi. Bank sentral di berbagai negara mungkin menaikkan suku bunga, bukan menurunkannya.

>>> Kebiasaan Menahan Kencing Bisa Picu Kerusakan Kandung Kemih

Kondisi ini menekan emas sebagai aset tanpa imbal hasil karena menjadi kurang menarik saat suku bunga naik.