Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, mengalami penolakan saat hendak memasuki Amerika Serikat.

Ia diinterogasi selama lebih dari 11 jam dan ditahan sebelum akhirnya diterbangkan kembali ke Istanbul, Turki.

>>> Serangan Militer AS ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Omar Abdulkadir Artan merupakan salah satu dari 52 wasit yang dipilih FIFA untuk bertugas di Piala Dunia 2026.

Ia bahkan telah mengantongi visa dan paspor diplomatik untuk memudahkan perjalanannya.

Namun, otoritas AS tidak memberikan alasan jelas saat menolak masuknya Omar. Belakangan muncul laporan kuat bahwa mereka menduga ada keterkaitan dengan terorisme.

>>> Piala Dunia 2026 Dimulai, Argentina Masih Puncaki Ranking FIFA

FIFA Dinilai Kurang Tanggap

FIFA sebagai induk organisasi sepak bola dunia dinilai seharusnya memberikan dukungan penuh kepada wasitnya. Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino justru memberikan pernyataan yang terkesan meremehkan.

"Sayang sekali apa yang menimpa wasit dari Somalia itu. Tapi sekali lagi, kami tak mengendalikan semua hal," ujar Infantino dikutip dari BBC.

Ia menambahkan, "Kami mencoba, kami akan berdiskusi, kami akan berbicara, kami akan melihat. Mungkin terkadang bagus juga untuk sekadar, ya, santai dan relaks saja."

>>> Anomali Iklan Statis di Tengah Kemegahan Sepak Bola Indonesia

Pernyataan tersebut menuai kritik karena dianggap tidak menunjukkan empati atau upaya serius untuk membela wasit yang telah ditunjuknya sendiri.