Piala Dunia 2026 menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 tim. Perluasan format ini membuka jalan bagi empat negara yang belum pernah merasakan putaran final.

Keempat negara tersebut adalah Cape Verde, Curacao, Yordania, dan Uzbekistan. Masing-masing berhasil lolos melalui kualifikasi di benua masing-masing.

>>> Astra International Siap Buyback Saham Rp 8 Triliun, Minta Restu RUPSLB

Profil Singkat Empat Debutan

Cape Verde, negara kepulauan di Afrika, lolos sebagai juara Grup D kualifikasi CAF. Tim asuhan pelatih Bubista ini diperkuat penyerang Dailon Livramento dan pemain kunci Garry Rodrigues.

Cape Verde berada di peringkat 69 FIFA dan tergabung di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.

Curacao, negara berpenduduk 185.000 jiwa, lolos sebagai juara Grup B putaran ketiga kualifikasi CONCACAF. Tim ini menjadi negara berpopulasi terkecil yang pernah tampil di Piala Dunia.

Dilatih oleh Dick Advocaat, Curacao mengandalkan pemain diaspora Belanda seperti Tahith Chong. Peringkat 82 FIFA, mereka berada di Grup E bersama Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading.

Yordania finis sebagai runner-up Grup B putaran ketiga kualifikasi AFC.

>>> Maybank Bantah Jadi Subjek Investigasi Kasus Ekspor Grup Salim

Di bawah pelatih Jamal Sellami, tim ini memiliki lini depan produktif yang dipimpin Ali Olwan dengan 9 gol.

Peringkat 63 FIFA, Yordania mengandalkan kreativitas winger Rennes, Mousa Al Tamari. Mereka tergabung di Grup J bersama Austria, Aljazair, dan Argentina.

Uzbekistan, kekuatan baru Asia Tengah, lolos sebagai runner-up Grup A putaran ketiga kualifikasi AFC. Tim ini menanti lebih dari tiga dekade sejak menjadi anggota FIFA pada 1994.

Peringkat 50 FIFA, Uzbekistan dilatih Fabio Cannavaro dan diperkuat kapten Eldor Shomurodov serta bek muda Manchester City, Abdukodir Khusanov.

>>> Harga Pangan Tradisional Melonjak Pascakenaikan Harga BBM Pertamax

Mereka berada di Grup K melawan Kolombia, Portugal, dan RD Kongo.