PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menjalin kerja sama codeshare dengan Scandinavian Airlines (SAS) untuk memperluas jaringan penerbangan ke kawasan Eropa Utara.

Kemitraan ini diumumkan di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

>>> Harga Emas Dunia 11 Juni 2026 Anjlok ke Level Terendah Enam Bulan

Melalui skema codeshare, pelanggan Garuda Indonesia dapat mengakses sejumlah kota utama di kawasan Nordik, yaitu Kopenhagen, Stockholm, dan Oslo.

Penerbangan lanjutan menuju kota-kota tersebut tersedia melalui Amsterdam, Tokyo (Haneda), dan Bangkok.

Strategi Perkuat Konektivitas Global

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat konektivitas global dan memperluas jangkauan pasar di Eropa Utara.

"Melalui kemitraan ini, Garuda Indonesia dan SAS berbagi visi yang sama untuk menghadirkan konektivitas yang lebih luas, seamless, dan berdaya saing," ujar Thomas.

Kerja sama ini juga membuka akses yang lebih besar antara Indonesia, Asia Tenggara, dan kawasan Nordik.

Selain itu, kemitraan ini berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dan negara-negara Skandinavia.

Penumpang SAS juga dapat mengakses berbagai destinasi di Indonesia, khususnya Jakarta dan Bali, dengan proses perjalanan yang lebih terintegrasi.

>>> Persib Bandung Hadapi Grup Berat di ASEAN Club Championship 2026-2027

Manfaat bagi Program Loyalitas

Presiden dan CEO SAS, Anko Van der Werff, menilai Indonesia sebagai salah satu pasar strategis bagi pengembangan jaringan maskapai tersebut di Asia.

"Garuda Indonesia merupakan mitra strategis dalam menghubungkan Skandinavia dengan Indonesia dan kawasan sekitarnya," kata Anko.

Kerja sama ini juga memberikan nilai tambah bagi anggota program loyalitas kedua maskapai.

Anggota GarudaMiles dan EuroBonus dapat mengumpulkan maupun menukarkan poin penerbangan pada jaringan gabungan Garuda Indonesia dan SAS.

Penandatanganan perjanjian codeshare dilakukan pada 7 Juni 2026 di sela IATA Annual General Meeting di Rio de Janeiro, Brasil.

Penjualan tiket melalui kanal kedua maskapai dijadwalkan mulai pertengahan Juni 2026, sementara penerbangan perdana akan beroperasi mulai 15 Juni 2026.

Bagi Garuda Indonesia, kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas internasional tanpa harus membuka rute langsung baru yang membutuhkan investasi besar.

>>> Sentimen Bisnis Jepang Kuartal II-2026 Anjlok Akibat Konflik Timur Tengah

Perseroan berharap kerja sama ini dapat meningkatkan arus wisatawan dan perjalanan bisnis antara Indonesia dan kawasan Eropa Utara.