Harga Emas Dunia Anjlok Lebih dari 4 Persen, Sentuh Level Terendah Tujuh Bulan
Harga emas dunia mengalami penurunan tajam lebih dari 4 persen pada perdagangan Rabu (10/6/2026) waktu setempat.
Penurunan ini membawa harga emas ke level terendah sejak November 2025.
>>> Saham ACES Melonjak 5,45% Usai Setujui Dividen Rp 548 Miliar
Harga emas spot ditutup merosot 4,42 persen ke level US$ 4.071,46 per ons troi.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga jatuh 4,49 persen menjadi US$ 4.094,1 per ons troi.
Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap ketegangan di Timur Tengah.
Hubungan AS dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras terkait kelambatan negosiasi perdamaian.
Eskalasi terjadi menyusul serangan rudal dan drone Iran ke pangkalan militer AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain. Serangan ini merupakan respons atas aksi AS di sekitar Selat Hormuz.
Kondisi pasar yang tertekan oleh situasi geopolitik tersebut mendapat perhatian dari pelaku industri komoditas global.
"Pasar sangat membutuhkan kabar baik setelah data tenaga kerja AS yang kuat dan ancaman terbaru Trump terhadap Iran," ujar pedagang logam independen Tai Wong.
>>> Roberto Martinez Siapkan Taktik Portugal Hadapi Nigeria Jelang Piala Dunia
Kenaikan harga minyak akibat konflik sejak akhir Februari meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter ketat atau kembali menaikkan suku bunga.
Hal ini mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Di sisi lain, Departemen Tenaga Kerja AS mencatat indeks harga konsumen inti Mei naik 0,2 persen secara bulanan, lebih rendah dari kenaikan April sebesar 0,4 persen.
Beberapa pengamat melihat daya tahan emas masih ditopang faktor struktural jangka panjang.
"Inflasi, pembelian emas oleh bank sentral, dan kekhawatiran terhadap pelemahan nilai mata uang masih menjadi faktor pendukung bagi emas," tulis Strategis Pasar Sprott Asset Management Paul Wong.
Penurunan harga pada perdagangan Rabu juga menekan komoditas logam mulia lainnya.
>>> Timnas U19 Indonesia Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF
Harga perak terpangkas 2,95 persen menjadi US$ 63,4 per ons, platinum merosot 3,65 persen ke level US$ 1.666,51 per ons, dan palladium melemah 1,09 persen menjadi US$ 1.218,25 per ons.
Update Terbaru
Portugal Kalahkan Nigeria 2-1 dalam Uji Coba Terakhir Sebelum Piala Dunia
Kamis / 11-06-2026, 05:52 WIB
IHSG Menguat 2,71 Persen ke 5.902,38, Saham Perbankan Terdorong
Kamis / 11-06-2026, 05:51 WIB
Imigrasi Cekal Tyo Nugros ke Malaysia Akibat Masalah Piutang Negara
Kamis / 11-06-2026, 05:51 WIB
Harga Emas Dunia Anjlok Lebih dari 3% Akibat Kekhawatiran Inflasi dan Konflik AS-Iran
Kamis / 11-06-2026, 05:48 WIB
Kurs Rupiah 11 Juni 2026 Diprediksi Menguat ke Rp17.900 per Dolar AS
Kamis / 11-06-2026, 05:46 WIB
Nova Arianto Buka Peluang Mainkan Mathew Baker Lawan Australia
Kamis / 11-06-2026, 05:45 WIB
Departemen Keuangan AS Kembalikan Bea Masuk Rp396 Triliun ke Importir
Kamis / 11-06-2026, 05:44 WIB
Ancaman Trump ke Iran Kerek Harga Minyak Dunia Hampir US$ 2
Kamis / 11-06-2026, 05:44 WIB
Edifier Luncurkan FitBuds Turbo: TWS Premium dengan Harga Terjangkau
Kamis / 11-06-2026, 05:41 WIB
Callaway Siapkan Cadillac CT5-V Blackwing Bertenaga 780 HP dengan Transmisi Manual
Kamis / 11-06-2026, 05:40 WIB
Ratusan Musisi Demo Kemenhum Tuntut Pencabutan SE LMKN
Kamis / 11-06-2026, 05:40 WIB
Timnas Indonesia Kalahkan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday
Kamis / 11-06-2026, 05:36 WIB
Wall Street Merosot Tajam, Aksi Jual Saham Teknologi dan Konflik AS-Iran Jadi Pemicu
Kamis / 11-06-2026, 05:36 WIB
BCA Pertahankan Strategi Penghimpunan Dana Pruden Usai BI Rate Naik
Kamis / 11-06-2026, 05:32 WIB






