Pelatih timnas Portugal Roberto Martinez mempersiapkan skuadnya menghadapi Nigeria dalam laga uji coba pamungkas pada Rabu, menjelang Piala Dunia 2026.

Pertandingan ini menjadi simulasi penting sebelum Selecao das Quinas melakoni laga pembuka turnamen melawan Republik Demokratik Kongo.

>>> Timnas U19 Indonesia Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF

Martinez memiliki rekam jejak mentereng di Piala Dunia dengan 70 persen kemenangan, atau memenangi 7 dari 10 laga.

Berdasarkan data Fotmob, rasio kemenangannya hanya kalah dari Tele Santana (80%), Didier Deschamps (74%), dan Joachim Low (71%) di antara pelatih dengan minimal 10 laga.

Laga kontra Nigeria dipilih karena tim tersebut dinilai memiliki kemiripan kekuatan dengan RD Kongo, yang menyingkirkan Nigeria lewat adu penalti pada play-off kualifikasi.

Namun, Martinez menegaskan bahwa susunan pemain dalam laga uji coba ini tidak akan menjadi cerminan utama tim inti pada laga perdana nanti.

"Tidak. Pada pertandingan pertama (AS), lima atau enam pemain tidak bermain, selain Diogo Costa," kata Martinez.

Keputusan itu diambil karena fokus tim kepelatihan saat ini terbagi ke dalam beberapa aspek kebugaran pemain.

Martinez memprioritaskan pemulihan fisik para pemain agar siap saat terbang ke Amerika Serikat.

"Kami terus maju: ini adalah laga persiapan terakhir sebelum Piala Dunia, namun prioritas kami ada pada kerja individu, pemulihan, dan memberikan menit bermain kepada pemain yang membutuhkan," ujar Martinez.

Rencana perjalanan tim juga telah dijadwalkan secara matang. Sang pelatih ingin memastikan seluruh anggota tim berada dalam kondisi puncak sebelum tiba di markas latihan.

"Tujuan pertama adalah menempatkan pemain di pesawat menuju Miami dalam keadaan siap untuk Piala Dunia. Itu tujuan nomor satu," kata Martinez.