Arus kas operasi meningkat 53% menjadi Rp 5,62 triliun, dan posisi kas setara kas melonjak 77% menjadi Rp 8,43 triliun.

Lini bisnis emas masih menjadi penopang utama dengan kontribusi 79% terhadap pendapatan. Penjualan emas naik 15% menjadi Rp 66,47 triliun, didorong volume penjualan 37.365 kilogram.

Sektor nikel menyumbang pendapatan Rp 14,85 triliun atau 18% dari total, meningkat 56% secara tahunan.

Volume produksi bijih nikel mencapai 16,11 juta wmt, naik 62%, dan penjualan melonjak 75% menjadi 14,58 juta wmt, rekor tertinggi dalam satu dekade.

Bisnis bauksit dan alumina membukukan pendapatan Rp 2,92 triliun, tumbuh 62% secara tahunan.

Produksi bauksit melonjak 112% ke 2,83 juta wmt, dan penjualan naik 157% menjadi 1,89 juta wmt, keduanya rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV  12 – 14 Juni 2026

Volume produksi chemical grade alumina (CGA) tercatat 181.690 ton, dengan penjualan 179.828 ton, level tertinggi sejak fasilitas beroperasi.