PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 5,05 triliun.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (10/6/2026).

>>> Roberto Martinez Lakukan Tujuh Perubahan di Laga Uji Coba Portugal vs Nigeria

Dividen tersebut setara dengan Rp 210 per saham. Dengan demikian, setiap lot saham ANTM (100 lembar) akan menerima Rp 21.000 sebelum pajak.

Rasio pembayaran dividen (DPR) tahun ini mencapai 70%, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 100%.

Yield dividen berdasarkan harga penutupan Rp 2.750 per saham pada 10 Juni 2026 berada di kisaran 7,6%.

Sepanjang tahun buku 2025, ANTM membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 7,21 triliun.

Sisa laba bersih sebesar Rp 2,16 triliun dialokasikan sebagai saldo laba ditahan.

Pendapatan ANTM pada 2025 mencapai Rp 84,64 triliun, naik 22% dari Rp 69,19 triliun pada tahun sebelumnya.

Pasar domestik mendominasi dengan kontribusi 96% atau Rp 81,10 triliun.

Laba tahun berjalan melesat 106% menjadi Rp 7,92 triliun dibandingkan Rp 3,85 triliun pada 2024.

EBITDA naik 56% menjadi Rp 10,51 triliun, dan laba usaha meroket 180% ke Rp 8,40 triliun.

>>> Bank Mestika Dharma Bagikan Dividen Tunai Rp90 Miliar untuk Tahun Buku 2025

Direktur Utama ANTM Untung Budiharto menyatakan bahwa kinerja 2025 memperkuat posisi perusahaan sebagai perusahaan pertambangan mineral terintegrasi. Hal ini memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pemegang saham dan industri nasional.

Total aset ANTM tumbuh 18% menjadi Rp 52,53 triliun, sementara ekuitas naik 14% menjadi Rp 36,60 triliun.