Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menyatakan bahwa timnya tidak layak disebut sebagai favorit utama untuk menjuarai Piala Dunia 2026.

Menurut Tuchel, status favorit seharusnya diberikan kepada tim-tim yang sudah terbukti pernah menjadi juara turnamen besar.

>>> FIFA Pastikan Wasit Terbaik Afrika Omar Artan Absen di Piala Dunia 2026

"Kami tidak bisa menjadi salah satu favorit karena sudah lama tidak memenangkan turnamen ini. Ada tim-tim yang sudah terbukti sebagai pemenang.

Mereka adalah favorit," ujar Tuchel dikutip dari Sky Sports.

Meski begitu, Inggris datang ke Piala Dunia 2026 dengan status unggulan ketiga di bawah Spanyol dan Prancis menurut sejumlah platform.

Namun, Tuchel menilai penilaian di atas kertas tidak cukup. Minimnya trofi di level turnamen besar menjadi faktor utama yang memengaruhi status timnya.

"Kami bisa bersaing untuk trofi dan bermimpi besar. Kami tahu apa yang dibutuhkan," jelas Tuchel.

"Tanggung jawab kami ada pada usaha. Kami melihat diri kami sebagai pesaing dan penantang.

Kami ingin melaju sampai akhir. Saya tidak berpikir kami benar-benar favorit utama," ungkapnya.

Fokus pada Proses Bertahap

Mantan pelatih Chelsea ini menegaskan bahwa ambisi besar harus diimbangi pendekatan realistis. Perjalanan menuju gelar juara harus dijalani secara bertahap.

"Tetapi kami ingin menang. Kami tahu apa yang dibutuhkan.

>>> Tiga Negara Siapkan Upacara Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Berbeda

Itu membutuhkan pikiran yang tenang dan fokus pada langkah kami," terang Tuchel.

"Jika ingin mencapai puncak gunung, kami harus melangkah selangkah demi selangkah agar tidak terdistraksi.

Saya punya keyakinan, tetapi itu datang dengan tanggung jawab, kerja keras, disiplin, dan menghadapi kemunduran. Kami berani bermimpi," paparnya.