Piala Dunia 2026 akan menghadirkan konsep baru dalam upacara pembukaannya. Tiga negara tuan rumah—Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat—akan menyelenggarakan seremoni tersendiri di masing-masing wilayah.

Rangkaian pertunjukan di tiga negara ini mengusung satu pesan utama yang selaras, yaitu persatuan melalui sepak bola. Seluruh konsep dikerjakan oleh produser asal Italia, Marco Balich.

>>> Federasi Sepak Bola Senegal Klarifikasi Video Pemeriksaan Keamanan Pemain

Marco Balich menjelaskan bahwa pengerjaan tiga acara di lokasi berbeda bukan masalah besar. Setiap stadion akan didukung tim produksi yang berkisar antara 260 hingga 300 orang.

Fokus utama yang mengikat ketiga seremoni adalah perayaan olahraga global dan gairah terhadap sepak bola. Simbol trofi Piala Dunia akan menjadi benang merah dari seluruh pertunjukan.

"Idenya adalah menceritakan kisah yang sama dari tiga sudut pandang dan tiga bahasa visual yang berbeda," kata Balich.

Identitas kultural masing-masing negara tetap menonjol melalui aspek desain spesifik. Kanada memilih konsep mosaik untuk merepresentasikan keberagaman budaya.

Meksiko akan menampilkan keindahan papel picado, seni potong kertas tradisional. Sementara itu, Amerika Serikat akan mengeksplorasi visual trofi Piala Dunia yang memancarkan cahaya terang.

"Amerika Serikat akan memiliki trofi yang sangat berkilau dan bercahaya," ujar Balich.

Kolaborasi antara ketiga negara dinilai menjadi pesan positif di tengah situasi global saat ini.

Marco Balich menganggap kerja sama ini membuktikan bahwa negara-negara tersebut mampu bersatu demi ajang olahraga terbesar.

"Saya pikir sangat penting untuk menegaskan bahwa tiga negara ini bekerja sama menyelenggarakan kejuaraan yang sangat penting dan relevan, terutama di saat muncul begitu banyak kontroversi di ranah politik," kata pendiri Balich Wonder Studios tersebut.