"Tetapi, masyarakat tetaplah masyarakat, dan mereka akan berkumpul serta menikmati momen ini bersama-sama."

Setiap negara akan menyajikan pementasan seni yang merepresentasikan karakter nasional masing-masing. Namun, perancang acara memastikan format pertunjukan ini tidak akan sama dengan konser paruh waktu Super Bowl.

Durasi rangkaian acara pembukaan diproyeksikan berjalan selama 30 menit. Di dalamnya terdapat pidato penyambutan resmi, parade bendera negara peserta, penyerahan bola laga, serta sajian musik hiburan.

>>> 5 Teknologi dan Aturan Baru di Piala Dunia 2026

"Ini adalah perayaan sepak bola, FIFA, dan fakta bahwa berkat sepak bola orang-orang bisa berkumpul dalam suasana damai dan harmonis," ujarnya.

Seremoni pembukaan akan dilangsungkan sekitar 90 menit sebelum laga pertama dimulai. Para pemain dijadwalkan masuk lapangan untuk pemanasan selama 25 menit, sehingga penonton diharapkan datang lebih awal.

Marco Balich juga membeberkan perbedaan mendasar antara Piala Dunia dengan Super Bowl.

"Super Bowl merayakan olahraga yang hanya populer di Amerika Serikat, sementara seluruh dunia memainkan sepak bola," katanya.

Rangkaian perayaan pembuka dijadwalkan bergulir pertama kali di Kota Meksiko pada Kamis waktu setempat sebelum laga Meksiko kontra Afrika Selatan.

Acara di ibu kota Meksiko ini dimeriahkan oleh grup rock Mana, J Balvin, dan penyanyi Tyla.

Sehari berselang, giliran Toronto yang menggelar perayaan menjelang laga Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina dengan penampil utama Alanis Morissette dan Michael Buble.

Pada hari yang sama, fokus berpindah ke Stadion Los Angeles untuk laga Amerika Serikat melawan Paraguay yang diisi oleh Katy Perry, LISA, Rema, Anitta, dan Future.

Tahun 2026 menjadi catatan unik bagi Marco Balich karena memproduseri dua ajang besar sekaligus, yakni Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina dan Piala Dunia 2026.

Momentum ini terjadi di tengah kegagalan tim nasional Italia menembus putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya.

"Sebenarnya cukup menghibur untuk menutupi kabar menyedihkan bahwa Italia tidak berada di sana kali ini," kata Balich.

>>> FIFA Siapkan Lima Teknologi dan Aturan Baru di Piala Dunia 2026

"Hal itu membuat kami bisa merayakan masing-masing negara dengan cara yang sama," ungkapnya.