FIFA telah menyiapkan lima teknologi dan aturan baru untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Turnamen selama 39 hari ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah dengan jumlah peserta terbanyak.

>>> Portugal Uji Coba Lawan Nigeria untuk Simulasi Hadapi RD Kongo di Piala Dunia 2026

Inovasi tersebut bertujuan meningkatkan pengalaman menonton, membantu performa pemain, serta mendukung ofisial di lapangan. Berikut rincian lima teknologi dan aturan baru tersebut.

Bola Resmi dengan Sensor Canggih

Adidas meluncurkan bola resmi bernama 'Trionda' yang berarti tiga gelombang dalam bahasa Spanyol.

Di dalamnya terdapat chip sensor Inertial Measurement Unit (IMU) yang merekam data pergerakan bola 500 kali per detik.

Data presisi ini dikirim secara real-time ke sistem VAR untuk meningkatkan akurasi keputusan offside. FIFA menyatakan teknologi ini meminimalkan kesalahan fatal di momen krusial.

Avatar Pemain 3D dan Bodycam Wasit

FIFA bekerja sama dengan Lenovo untuk memindai setiap pemain dalam satu detik, menghasilkan avatar 3D akurat.

Data ini memperkuat sistem offside semi-otomatis dan tayangan ulang VAR 3D yang lebih realistis.

Seluruh wasit di 104 pertandingan akan dilengkapi bodycam untuk menyajikan sudut pandang orang pertama yang imersif bagi penonton.

Anjing Robot Pengaman

Kepolisian Meksiko di Guadalupe mengerahkan anjing robot senilai 2,5 juta peso (sekitar Rp2,3 miliar) untuk mengamankan area metro Monterrey.

>>> Barcelona Batal Aktifkan Klausul Pembelian Marcus Rashford

Robot ini dapat memasuki zona berbahaya dan memancarkan video langsung ke pusat komando.

Teknologi Offside Semi-Otomatis Super Cepat

FIFA memperkenalkan sistem offside semi-otomatis terbaru dengan sensitivitas hingga 10 cm, lebih akurat dari sebelumnya yang hanya 50 cm.