Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) memberikan klarifikasi resmi mengenai rekaman video viral yang menunjukkan para pemain serta staf tim nasional menjalani pemeriksaan keamanan di Amerika Serikat.

Video yang tersebar luas di media sosial tersebut sempat memicu beragam spekulasi dari warganet menjelang pembukaan Piala Dunia 2026.

>>> 5 Teknologi dan Aturan Baru di Piala Dunia 2026

Sejumlah netizen mengaitkan prosedur tersebut dengan isu pengetatan pemeriksaan imigrasi bagi delegasi dari negara tertentu yang hendak memasuki Amerika Serikat.

Melalui surat pernyataan resmi pada Selasa (9/6/2026), FSF meluruskan bahwa pengecekan tersebut bukan terjadi saat rombongan mendarat di San Antonio, Texas.

Prosedur keamanan itu justru berlangsung di Bandara Raleigh, North Carolina, sebelum rombongan terbang.

Pihak federasi memaparkan bahwa pengecekan dokumen dan barang tersebut dilakukan pada Minggu (7/6/2026).

Skuad timnas Senegal dijadwalkan bertolak menuju San Antonio menggunakan fasilitas penerbangan privat.

Rombongan pemain dan staf berangkat dari hotel menuju landasan pacu bandara dengan menaiki bus khusus.

Setibanya di dekat pesawat, seluruh anggota tim diwajibkan melewati pemeriksaan keamanan serta verifikasi dari pihak kepolisian setempat.

Proses pemeriksaan ini berlangsung secara langsung di area sekitar pesawat tanpa mengharuskan para pemain masuk ke dalam terminal utama atau area keberangkatan publik.

“Berlawanan dengan beberapa laporan yang beredar, pemeriksaan keamanan tidak terjadi saat tim tiba di San Antonio.

Sebaliknya, prosedur tersebut dilakukan saat proses naik pesawat di Bandara Raleigh pada Minggu, 7 Juni 2026, sebelum penerbangan berangkat,” tulis Federasi Senegal dalam pernyataan resminya.

Bagian dari Efisiensi Logistik Tim

FSF menerangkan bahwa skema keberangkatan di landasan pacu tersebut merupakan bagian dari rencana logistik.