>>> The Greatest Magicmaster's Retirement Plan Dapatkan Adaptasi Anime pada 2027

Disney+ juga mengerjakan musim kedua "Moving".

Pengamat industri mengatakan pola ini semakin terlihat bahkan pada drama baru yang sering memiliki akhir terbuka atau adegan pasca-kredit untuk mengisyaratkan sekuel.

Strategi Bercerita Kunci Kesuksesan

Salah satu penjelasan maraknya drama multi-musim adalah pandangan stasiun TV sebagai investasi yang relatif aman.

Popularitas bawaan dan penggemar setia menjadi alasan di balik peningkatan drama Korea berdasarkan webtoon dan web novel populer.

Para ahli mengatakan drama multi-musim juga lebih mudah diproduksi.

Yoon Suk-jin, profesor kritikus drama di Universitas Chungnam, mengatakan drama musiman dapat dibuat secara efisien karena produser pada dasarnya menambahkan episode ke format yang sudah terbukti di pasar.

Ia menambahkan bahwa aktor selebriti juga lebih bersedia berpartisipasi dibanding masa lalu. "Dulu produksi sekuel sering gagal karena aktor utama menolak kembali karena masalah bayaran atau jadwal.

Namun kemerosotan industri drama mendorong aktor untuk tampil di sekuel," kata Yoon.

Meski demikian, pepatah mengatakan sekuel jarang menyamai orisinalnya. Memproduksi drama multi-musim tidak menjamin kesuksesan.

Tidak seperti banyak drama luar negeri yang direncanakan sebagai proyek multi-musim sejak awal, drama Korea sering mengembangkannya hanya setelah musim pertama menjadi hit, menimbulkan kekhawatiran struktur keseluruhan seri mungkin terganggu.

"Hanya mengandalkan kesuksesan installment sebelumnya pada akhirnya akan mencapai batas," kata Yoon.

>>> The Laid-Off Cheat-Granting Mage Rilis Trailer Perdana, Visual, dan Pengisi Suara

"Produser perlu memikirkan strategi bercerita baru setiap musim, seperti membangun narasi lebih detail seputar karakter yang memiliki peran lebih kecil di installment sebelumnya."