Kementerian Luar Negeri terus mematangkan rencana pertemuan tingkat tinggi antara ASEAN dan Rusia. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kazan, Rusia.

Wakil Menteri Luar Negeri Havas mengungkapkan bahwa agenda multilateral itu direncanakan bergulir pada pertengahan bulan ini. "KTT ASEAN dengan Rusia?

>>> Celios: Kenaikan Pertamax Bukti Ruang Fiskal Negara Menyempit

Ya di Kazan ya, tanggal 17," ujar Havas.

Kepastian waktu keberangkatan Kepala Negara menuju Rusia masih dalam tahap pembahasan intensif. Penyelarasan agenda kunjungan terus dilakukan bersama pihak Sekretariat Presiden.

"Kita lagi tunggu agendanya dari sekretariat," kata Havas. Hal ini menunjukkan bahwa jadwal resmi masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Latar Belakang Kunjungan Sebelumnya

Sebelum rencana pertemuan di Kazan, Presiden Prabowo Subianto telah melakukan kunjungan kerja ke Moskow pada April 2026. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama strategis bilateral.

>>> Vi 5G Resmi Hadir di Bhopal, Lanjutkan Ekspansi di Madhya Pradesh

Dalam lawatan bilateral itu, Presiden Prabowo mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin pada Senin, 13 April 2026.

Pertemuan tersebut membahas peran Rusia dalam menjaga stabilitas geopolitik global.

Selain itu, percepatan aksesi Indonesia menjadi anggota blok ekonomi BRICS juga menjadi topik pembahasan.

Kerja sama di sektor pemenuhan kebutuhan vital masyarakat Indonesia mendapat respons positif dari pihak Rusia.

>>> Survei BI: Persepsi Ekonomi Konsumen Mei 2026 Menurun

"Dalam beberapa hal yang sangat penting bagi Indonesia, Presiden Putin mendukung dan memberi dukungan kepada keperluan-keperluan Indonesia," kata Presiden Prabowo.