Survei BI: Persepsi Ekonomi Konsumen Mei 2026 Menurun
Hasil survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi perekonomian pada Mei 2026 mengalami penurunan.
Penurunan persepsi tersebut dipicu oleh melemahnya sejumlah faktor penunjang, seperti tingkat pendapatan, ketersediaan lapangan kerja, serta aktivitas pembelian barang tahan lama.
>>> Indeks Bisnis-27 Menguat 3,79 Persen ke Level 408,21
Data BI mengonfirmasi bahwa Indeks Ekonomi saat Ini (IKE) pada Mei berada di angka 112,2.
Meskipun masih di atas batas optimisme (level 100), capaian ini menunjukkan penurunan dibandingkan April yang mencapai 116,5.
BI menegaskan bahwa posisi IKE secara umum masih dalam kategori kuat berkat sokongan beberapa parameter ekonomi lainnya.
Parameter tersebut meliputi Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) di angka 123,2, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) 105,0, dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG) 108,3.
Dari aspek pengelompokan pengeluaran, keyakinan masyarakat terhadap pendapatan saat ini tetap kokoh di semua kategori.
Tingkat indeks tertinggi ditemukan pada kelompok dengan pengeluaran di atas Rp5 juta, yaitu sebesar 129,7.
>>> Musisi dan Pencipta Lagu Desak Pencabutan SE LMKN di Kemenhum
Berdasarkan rentang usia, capaian indeks tertinggi diperoleh dari kelompok usia 20 hingga 30 tahun dengan indeks 132,1, meskipun turun dari periode sebelumnya.
Pandangan responden terhadap peluang kerja saat ini optimistis pada semua jenjang pendidikan.
Indeks tertinggi diraih kelompok responden berlatar belakang sarjana, yaitu 117,3.
Dinamika Usia dan Sektor Pembelian Barang
Meskipun IKLK optimistis untuk sebagian besar kelompok umur, kelompok usia 41 hingga 60 tahun justru berada pada zona pesimistis.
Pada sektor pembelian barang tahan lama, indeks belanja masyarakat menunjukkan optimisme di seluruh lapisan pengeluaran.
>>> Pemerintah Terbitkan Aturan Baru untuk Tutup Celah Pajak UMKM
Kelompok dengan pengeluaran di atas Rp5 juta menjadi yang tertinggi dengan angka indeks 113,2, meskipun secara akumulasi mengalami penurunan.
Update Terbaru
Asperindo Tolak Biaya Tambahan Kargo Udara Jasper dan SGHA
Rabu / 10-06-2026, 17:51 WIB
DPR Soroti Ketergantungan Mesin Impor, Dorong Tambahan Anggaran Kemenperin
Rabu / 10-06-2026, 17:48 WIB
Pembiayaan Cicil Emas BSI Tumbuh Melesat Hingga 97,90 Persen
Rabu / 10-06-2026, 17:46 WIB
Bridgestone Indonesia Bagikan Tips Periksa Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh
Rabu / 10-06-2026, 17:45 WIB
Prabowo Subianto Larang Pengusaha Muda Bawa Kekayaan ke Luar Negeri
Rabu / 10-06-2026, 17:44 WIB
Pegadaian dan Bank Syariah Nasional Jalin Sinergi Pembiayaan Rp1,4 Triliun
Rabu / 10-06-2026, 17:44 WIB
Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portabel untuk Profesional Mobile
Rabu / 10-06-2026, 17:40 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Dorong Inflasi Juni 2026 Mendekati 4%
Rabu / 10-06-2026, 17:40 WIB
PA Jaksel Klarifikasi Rumor Cerai Cita Citata dan Didi Mahardika
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
Jayamas Medica Industri Bagikan Dividen Rp110,4 Miliar
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
PT Pegadaian Borong Lima Penghargaan HR Asia 2026
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate untuk Musim 2026-2027
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
Perusahaan Asuransi Ramai Dirikan Perusahaan Baru Demi Spin Off UUS
Rabu / 10-06-2026, 17:35 WIB
Ditjen Pajak Temukan 93.260 Wajib Pajak UMKM Lakukan Pemisahan Perusahaan
Rabu / 10-06-2026, 17:35 WIB






