Indeks Bisnis-27 Menguat 3,79 Persen ke Level 408,21
Indeks Bisnis-27 mencatatkan penguatan signifikan pada akhir perdagangan Rabu (10/6/2026).
Indeks hasil kerja sama Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Harian Bisnis Indonesia ini melonjak 3,79 persen ke posisi 408,21.
>>> Musisi dan Pencipta Lagu Desak Pencabutan SE LMKN di Kemenhum
Dari 27 konstituen, sebanyak 16 saham menguat, 9 saham melemah, dan 2 saham stagnan. Sektor perbankan dan komoditas menjadi pendorong utama kenaikan ini.
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memimpin dengan kenaikan 9,71 persen ke Rp5.650.
Disusul PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang naik 8,19 persen ke Rp7.925.
PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) menguat 7,86 persen ke Rp302, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 7,25 persen ke Rp2.810.
Emiten lain yang turut menghijau antara lain PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik 5,50 persen ke Rp3.450, PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) naik 4,89 persen ke Rp472, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 4,16 persen ke Rp4.260, dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) naik 3,79 persen ke Rp2.740.
Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan.
>>> Pemerintah Terbitkan Aturan Baru untuk Tutup Celah Pajak UMKM
PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) melemah 4,51 persen ke Rp2.750, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turun 3,40 persen ke Rp4.550, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) turun 2,88 persen ke Rp505, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) turun 2,64 persen ke Rp1.845.
Tren koreksi juga menekan saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) sebesar 2,61 persen ke Rp1.495, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) turun 2,05 persen ke Rp1.195, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) ambles 1,82 persen ke Rp3.240, dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) terpangkas 1,37 persen ke Rp144.
Pergerakan ini menyusul lonjakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (9/6) yang ditutup naik 7,57 persen.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan bahwa lonjakan tersebut diiringi aksi jual bersih asing masif dengan nilai sekitar Rp2,59 triliun.
"IHSG hari ini berpotensi menguji level support di 5.600.
Namun, jika indeks kuat bertahan di area tersebut, IHSG berpeluang melanjutkan tren kenaikan dengan target menuju rentang 5.800 hingga 6.000," ujar Fanny.
>>> IHSG 10 Juni 2026 Ditutup Menguat ke 5.902 Didorong Saham Big Caps
BNI Sekuritas memproyeksikan support indeks berada di level 5.450 hingga 5.600, sementara resistance di kisaran 5.800 sampai 5.950.
Update Terbaru
Ranma 1/2 Season 3 Tayang 3 Oktober, Tambah Pengisi Suara Baru
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Pelatih Vietnam Buka-bukaan Resep Tumbangkan Timnas Voli Indonesia
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Pemerintah AS Dorong Veteran Jadi Sopir Truk Lewat Program Freedom Haulers
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Salahdine Parnasse Resmi Gabung UFC, Langsung Headliner Paris Lawan Dan Hooker
Minggu / 26-07-2026, 01:43 WIB
Implan Mata Pemulih Penglihatan bagi Tunanetra Dapat Izin Edar di Eropa
Minggu / 26-07-2026, 01:43 WIB
Trailer Perdana Blade Runner 2099 Rilis, Konfirmasi Tayang 2026
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Magomed Ankalaev Kembali Bertarung Lawan Bogdan Guskov di UFC Abu Dhabi
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Granada CF Jamu Real Betis di Trofeo Ciudad de Granada
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Athletics Rekrut Mantan Peraih Cy Young Dallas Keuchel ke Kontrak Minor League
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Christian Gonzalez Ikut Latihan Penuh di Hari Pertama Camp Patriots
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Daniel Weyman: Gandalf 'Telah Tiba' di The Rings of Power Season 3
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Crunchyroll Hapus Sejumlah Anime Termasuk Blood Blockade Battlefront dan Black Lagoon
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Thunder 3: Isekai Paling Aneh Musim Panas 2026 dengan Gaya Visual Unik
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Clavicular Dibanting ke Aspal saat 'Penangkapan Warga' di Miami
Minggu / 26-07-2026, 01:35 WIB







