Harga Bitcoin Tertekan, Uji Level Psikologis US$ 60.000
Pergerakan harga Bitcoin (BTC) kian tertekan hingga menguji level support krusial pada kisaran US$ 60.000 akibat kombinasi sentimen makro global.
Berdasarkan data CoinMarketCap pada Rabu (10/6) pukul 13.15 WIB, nilai Bitcoin berada di kisaran US$ 61.235.
>>> TSMC Catat Kenaikan Penjualan 30 Persen Berkat Permintaan Chip AI
Angka tersebut menunjukkan penurunan 8,52% dalam sepekan dan 24,2% dalam sebulan terakhir.
Vice President Indodax, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa pelemahan ini tidak dipicu oleh faktor tunggal.
Menurutnya, tekanan berasal dari ketegangan makroekonomi global, penarikan modal dari produk investasi digital, aksi ambil untung, aspek teknikal, serta perpindahan minat investor ke instrumen lain.
"Area US$ 60.000 menjadi level psikologis penting karena dipandang sebagai support utama jangka pendek oleh banyak pelaku pasar," ujar Antony kepada Kontan, Selasa (9/6/2026).
Tekanan dari Data Makro AS
Dari sisi makro, rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan turut menekan aset berisiko.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pertumbuhan nonfarm payrolls sebanyak 172.000 lapangan kerja pada Mei 2026, sementara tingkat pengangguran stabil di 4,3%.
Kondisi ketenagakerjaan yang solid ini meredam ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed, sehingga likuiditas yang mengalir ke instrumen berisiko semakin terbatas.
Tekanan terhadap Bitcoin diperparah oleh arus keluar dana institusional.
Data CoinShares menunjukkan produk investasi aset digital global mencatatkan outflow US$ 1,67 miliar dalam sepekan hingga 1 Juni 2026, dengan Bitcoin mendominasi sebesar US$ 1,44 miliar.
Secara kumulatif, total outflow dalam tiga minggu terakhir mencapai US$ 4,21 miliar.
>>> Saham BBCA Melonjak 5,83% di Sesi I, Transaksi Nego Capai Rp 526 Miliar
Update Terbaru
Atap Bocor Bisa Sebabkan Rangka Baja Ringan Berkarat dan Ambruk
Rabu / 10-06-2026, 15:52 WIB
Pertamina Luncurkan Kapal Pembersih Sampah Otomatis di Bali
Rabu / 10-06-2026, 15:51 WIB
Harga BBM Pertamina 10 Juni 2026: Pertamax dan Pertamax Green 95 Naik Signifikan
Rabu / 10-06-2026, 15:50 WIB
PT Menthobi Karyatama Raya Tbk Targetkan Penjualan Rp1,390 Triliun pada 2026
Rabu / 10-06-2026, 15:50 WIB
Video Viral Rekam Objek Terbang Misterius di Area 51 Nevada
Rabu / 10-06-2026, 15:49 WIB
Psikolog Ungkap Ciri Kepribadian Orang yang Enggan Berbagi Makanan
Rabu / 10-06-2026, 15:49 WIB
BPJS Kesehatan Tekor Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027
Rabu / 10-06-2026, 15:49 WIB
OJK Beri Izin Usaha Pialang Asuransi untuk PT Sukses Utama Sejahtera
Rabu / 10-06-2026, 15:48 WIB
Daftar Harga HP Xiaomi Juni 2026: Mulai Rp1,5 Jutaan hingga Rp19,9 Juta
Rabu / 10-06-2026, 15:48 WIB
Kementerian UMKM Wajibkan Pelaku Usaha Masuk Sapa UMKM dan NIB
Rabu / 10-06-2026, 15:48 WIB
PTPN III Gandeng KPK Perkuat Sistem Pengawasan Antikorupsi
Rabu / 10-06-2026, 15:48 WIB
Studi Ungkap Konten AI Kuasai Hampir 20 Persen Situs Web Baru
Rabu / 10-06-2026, 15:45 WIB
Netizen Yakin Video Viral Benda Terbang di Area 51 adalah Jet Tempur F-47
Rabu / 10-06-2026, 15:45 WIB
Airtel Tambah 2.900 Situs 5G Baru di Wilayah Upper North India
Rabu / 10-06-2026, 15:45 WIB






