Nilai tukar rupiah di pasar spot menunjukkan performa positif pada perdagangan Rabu siang, 10 Juni 2026.

Berdasarkan data yang dikutip dari Investasi pada pukul 12.02 WIB, rupiah spot bertengger di level Rp 17.962 per dolar AS.

>>> Bank Mandiri Kaji Suku Bunga Usai BI Rate Naik 25 bps

Angka tersebut memperlihatkan penguatan sebesar 0,53% jika dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.

Pada hari Selasa lalu, mata uang Indonesia tersebut masih berada di posisi Rp 18.058 per dolar AS.

Lonjakan ini menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan kenaikan tertinggi di kawasan Asia hingga siang ini.

Pergerakan Mata Uang Asia Lainnya

Pergerakan positif rupiah ini juga diikuti oleh beberapa mata uang Asia lainnya.

>>> Pertamina Operasikan Kapal Pembersih Sampah Otomatis di Bali

Won Korea Selatan mencatat penguatan sebesar 0,40%, disusul peso Filipina sebesar 0,11%, dan dolar Hong Kong yang naik tipis 0,008% terhadap dolar AS.

Namun, mayoritas mata uang di kawasan Asia justru melemah terhadap dolar AS.

Dolar Taiwan mengalami penurunan terdalam sebesar 0,10%, kemudian dolar Singapura melemah 0,06%, ringgit Malaysia 0,05%, dan baht Thailand 0,05%.

Pelemahan ini juga dialami oleh rupee India sebesar 0,02%, yuan China sebesar 0,02%, serta yen Jepang yang turun tipis 0,006%.

>>> Juventus Buru Striker Baru Setelah Tawaran Sorloth Ditolak Atletico

Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap mata uang utama dunia justru naik ke level 99,95 dari posisi sebelumnya di angka 99,90.