IHSG Melonjak 2,89% ke 5.912,89, Enam Saham Sentuh ARA
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat tinggi pada perdagangan Rabu (10/6/2026).
Dalam satu jam pertama, IHSG melonjak 166,24 poin atau 2,89% ke level 5.912,89.
>>> Jadwal Bioskop Trans TV 11 - 14 Juni 2026
Pergerakan indeks sempat volatil di rentang 5.677 hingga 5.939 sebelum akhirnya menguat signifikan.
Volume perdagangan tercatat mencapai 15,71 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 10,88 triliun dan frekuensi 1.082.578 kali.
Sebanyak 569 saham bergerak naik, sementara 119 saham melemah, dan 120 saham stagnan. Indeks LQ45 juga mencatat kenaikan 2,64%.
Penguatan IHSG berbanding terbalik dengan bursa regional Asia yang kompak melemah.
Straits Times Singapura turun 1,09%, Nikkei Jepang minus 1,12%, Shanghai China melemah 0,77%, dan Hang Seng Hong Kong merosot 1,15%.
Katalis Penguatan IHSG
Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi pendorong utama.
>>> Harga Pertamax Naik, Biaya Operasional LCGC Membengkak
Kurs rupiah saat ini berada di kisaran Rp 17.983 per dolar AS.
Selain itu, rencana buyback saham oleh sejumlah emiten perbankan juga menjadi katalis positif.
"Seperti yang kami sampaikan dalam laporan teknikal pagi ini, IHSG masih memiliki peluang menguat meskipun terdapat potensi koreksi jangka pendek akibat aksi profit taking," ujar Didit.
Enam Saham Sentuh ARA
Di tengah penguatan indeks, enam saham melonjak hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA). Saham PT Multitrend Indo Tbk (BABY) memimpin dengan lonjakan 35% ke harga Rp 189.
Saham PT First Media Tbk (KBLV) naik 34,85% menjadi Rp 89, diikuti PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang melesat 24,8% ke Rp 3.070.
PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) menguat 24,7% ke Rp 1.565, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 20% ke Rp 18.000, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) menguat 19,43% ke Rp 10.450.
>>> Arezoo Eskandari Bersepeda Lintasi Asia untuk Perdamaian
Di sisi lain, saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) menjadi top loser setelah ambles 14,69% ke Rp 122, menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).
Update Terbaru
STIE IBS Wisuda 146 Lulusan, Dorong Talenta Perbankan Digital
Sabtu / 25-07-2026, 22:28 WIB
Gaya Hidup Sat-Set Kian Praktis dengan Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba
Sabtu / 25-07-2026, 22:28 WIB
Googlebook: Konsep Menjanjikan, Tapi Semua Tergantung Eksekusi Google
Sabtu / 25-07-2026, 22:28 WIB
North Queensland Cowboys Kalahkan Brisbane Broncos di Derby Panas
Sabtu / 25-07-2026, 22:28 WIB
Fajar/Fikri Tumbang di Semifinal China Open 2026
Sabtu / 25-07-2026, 22:28 WIB
Peter Doocy Hindari Jawab Siapa Presiden Paling Transparan
Sabtu / 25-07-2026, 22:28 WIB
Pria Lansia Florida Bayar 'Sugar Baby' dari Tinder, Todongkan Pistol saat Korban Kabur
Sabtu / 25-07-2026, 22:26 WIB
Bus Suporter Argentina Ditembaki di Uruguay, Satu Orang Terluka
Sabtu / 25-07-2026, 22:26 WIB
PSIM Yogyakarta Resmi Rekrut Mantan Bek Timnas Ceko Ondrej Rudzan
Sabtu / 25-07-2026, 22:26 WIB
Tekanan Harga Galaxy S27 Ultra Meningkat Setelah Langkah Terbaru Qualcomm
Sabtu / 25-07-2026, 22:22 WIB
Waktu Terbaik Menyiram Tanaman untuk Hemat Air dan Biaya
Sabtu / 25-07-2026, 22:21 WIB
5 Zodiak Paling Beruntung Akhir Pekan Ini 25-26 Juli 2026, Keuangan Bikin Pede
Sabtu / 25-07-2026, 22:21 WIB
Hari Anak Nasional: Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Tumbuh Kembang Anak
Sabtu / 25-07-2026, 22:21 WIB
Gap Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Jika Tak Bersiap
Sabtu / 25-07-2026, 22:21 WIB







