Dua tokoh nasional, Chatib Basri dan Budi Gunadi Sadikin, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (9/6/2026).

Kedatangan mereka secara berturut-turut memicu spekulasi terkait bursa calon Menteri Keuangan baru.

>>> John Herdman Isyaratkan Pemain Lokal Isi Skuad Piala AFF 2026

Pertemuan itu berlangsung di tengah menguatnya rumor perombakan Kabinet Merah Putih, khususnya posisi bendahara negara yang saat ini dijabat Purbaya Yudhi Sadewa.

Chatib dan Budi digadang-gadang menjadi kandidat kuat penggantinya.

Chatib Basri hadir lebih awal bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan pada pukul 15.45 WIB.

Mantan Menteri Keuangan itu menegaskan kehadiran mereka hanya untuk melaporkan perkembangan ekonomi strategis secara berkala.

Pembahasan mengenai pengisian jabatan menteri dalam kabinet dibantah langsung oleh Chatib seusai menghadap Presiden. "Enggak ada, ini kita bahas soal ekonomi," tegasnya.

Chatib juga menambahkan bahwa kehadirannya murni sebagai bagian dari agenda kerja institusi DEN bersama kepala negara.

>>> Cara Membuat Bubur Sumsum Pandan yang Creamy untuk Sarapan

Sementara itu, Budi Gunadi Sadikin yang tiba tidak lama setelah rombongan DEN selesai juga membantah adanya tawaran resmi untuk mengisi posisi di Kementerian Keuangan.

"Itu kan kata situ, sekarang masih fokus jadi Menkes," ujar Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan aktif.

Isu pergantian kepemimpinan Kementerian Keuangan berkembang setelah muncul kabar Purbaya Yudhi Sadewa akan bergeser ke posisi strategis lain.

Purbaya dirumorkan akan memimpin Danantara sebagai CEO atau menjadi Gubernur Bank Indonesia.

Meski demikian, Purbaya telah menepis rumor kemundurannya tersebut.

>>> PT Provident Investasi Bersama Tbk Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga memastikan pemerintah saat ini tidak memiliki agenda atau rencana untuk merombak susunan Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.