PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) resmi menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2026 dengan nilai pokok Rp500 miliar.

Penerbitan ini bertujuan untuk melunasi sebagian utang perseroan kepada bank.

>>> Mengenang Aksi Nekat Hendri Mulyadi Masuk Lapangan GBK Saat Laga Indonesia Kontra Oman

Obligasi tanpa warkat tersebut ditawarkan dalam dua seri.

Seri A senilai Rp212,02 miliar dengan bunga tetap 7,70% per tahun, sedangkan Seri B sebesar Rp287,98 miliar berjangka waktu tiga tahun dengan bunga 9,30% per tahun.

Masa penawaran umum dijadwalkan pada 9 Juni 2026, diikuti tanggal penjatahan pada 10 Juni 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 15 Juni 2026.

Seluruh dana hasil penawaran setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang kepada United Overseas Bank Limited (Bank UOB).

Utang tersebut berasal dari fasilitas kredit bergulir tanggal 31 Agustus 2023.

>>> Lintasarta Luncurkan Intelligent Core untuk Percepat Transformasi AI Perusahaan

Hingga 21 Mei 2026, perusahaan dengan kode saham PALM ini telah menarik dana pinjaman sebesar US$29,50 juta atau setara Rp521,71 miliar.

Dengan nilai emisi obligasi bersih US$28,03 juta (Rp495,75 miliar), sisa saldo pinjaman diperkirakan menyisakan US$1,47 juta atau setara Rp25,96 miliar.

Manajemen menyatakan pelunasan masing-masing seri obligasi akan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan, dengan pembayaran pertama pada 12 September 2026.

Asumsi kurs yang digunakan adalah nilai transaksi tengah Bank Indonesia per 21 Mei 2026 sebesar Rp17.685 per dolar AS.

>>> John Herdman Puji Solidnya Lini Pertahanan Timnas Indonesia

Jadwal pelunasan dan pembayaran bunga terakhir untuk Seri A pada 19 Juni 2027, sedangkan Seri B pada 12 Juni 2029.