Prospek Harga Emas dan Perak Dinilai Masih Cerah
Menurut dia, kondisi tersebut membuat efektivitas kebijakan moneter menjadi semakin terbatas.
Bank sentral menghadapi dilema antara menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi atau melonggarkan kebijakan guna menjaga pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar keuangan.
>>> Alphabet Himpun Dana Saham Rekor 85 Miliar Dollar AS untuk AI
Dalam situasi tersebut, emas dinilai semakin menarik sebagai aset penyimpan nilai.
Wong menilai, meningkatnya utang pemerintah dan potensi ekspansi moneter akan membuat kemampuan aset keuangan konvensional dalam menjaga daya beli semakin menurun.
"Emas tetap menjadi instrumen penting untuk melindungi nilai kekayaan ketika pasar mulai meragukan kemampuan kebijakan ekonomi menjaga stabilitas jangka panjang," katanya.
Wong mengakui harga emas masih menghadapi tekanan jangka pendek akibat kenaikan harga energi dan meningkatnya ekspektasi suku bunga.
Namun, ia menilai faktor tersebut bersifat sementara dan tidak mengubah prospek jangka panjang logam mulia.
Prospek Perak Juga Cerah
Selain emas, Wong juga optimistis terhadap prospek perak.
Berdasarkan World Silver Survey 2026 yang diterbitkan Silver Institute, pasar perak global masih mengalami defisit pasokan yang cukup besar.
Sejak 2021, pasar perak secara konsisten mengalami kekurangan pasokan dibandingkan permintaan.
Akumulasi defisit selama enam tahun terakhir mencapai sekitar 762 juta ons dan bahkan melampaui 1 miliar ons jika memperhitungkan arus investasi ETF.
Menurut Wong, pertumbuhan pasokan perak yang terbatas, meningkatnya kebutuhan industri, serta pulihnya permintaan investasi menjadi kombinasi yang berpotensi mendorong harga perak lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan.
"Defisit perak yang terus berlanjut menunjukkan bahwa penguatan emas bukanlah fenomena yang berdiri sendiri.
>>> Pertamina Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 Per Liter di Jakarta
Investor semakin mencari aset riil yang langka untuk melindungi nilai kekayaan dari risiko inflasi dan meningkatnya utang pemerintah," pungkasnya.
Update Terbaru
Perusahaan AI Beli Buku Antik untuk Data Pelatihan, Lalu Hancurkan
Sabtu / 25-07-2026, 23:50 WIB
Valter Walker Minta Gaji Lebih Besar Usai Menang Submission di UFC Abu Dhabi
Sabtu / 25-07-2026, 23:50 WIB
Lexus LS400 1.500 Mil: Mobil Mewah Era Pra-Pemantauan Data
Sabtu / 25-07-2026, 23:49 WIB
RM BTS Bicara Kepemimpinan dan Perspektif dalam Wawancara Bella Freud
Sabtu / 25-07-2026, 23:49 WIB
Jaadugar: A Witch in Mongolia Tayang Perdana di Japan Expo 2026, Siap Rilis Global di Crunchyroll
Sabtu / 25-07-2026, 23:49 WIB
Kronologi Meninggalnya Jubir IKN Troy Pantouw di Rusun ASN Nusantara
Sabtu / 25-07-2026, 23:46 WIB
Palworld 1.0 Buktikan Daya Tahan, Raup 803.078 Pemain Steam Dua Pekan Setelah Rilis
Sabtu / 25-07-2026, 23:46 WIB
The East Palace Sukses Besar, Jadi No.1 di 17 Negara Tujuh Tahun Setelah Kingdom
Sabtu / 25-07-2026, 23:46 WIB
Presiden AFA Akui Argentina Kalah dari Spanyol: Kami Sakit Hati
Sabtu / 25-07-2026, 23:43 WIB
Jenazah Jubir IKN Troy Pantouw Bakal Tiba di Jakarta Besok
Sabtu / 25-07-2026, 23:43 WIB
Toiran Sebut Timnas Voli Kecapekan usai Gagal ke Final SEA V Cup
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB
FIFTY FIFTY Umumkan Tur Fancon Asia Perdana di Seoul, Tokyo, dan Manila
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB
Park Eun Bin Umumkan Tur Konser Penggemar 2026 'EUNBIN NOTE: EUNiverse'
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB
Nintendo Hadirkan Pengalaman Interaktif Switch 2 di San Diego Comic-Con 2026
Sabtu / 25-07-2026, 23:42 WIB







