Manulife Ungkap Lima Pondasi Penting untuk Perkuat Sistem Pensiun Global
Sementara itu, porsi obligasi tercatat 39% dan instrumen saham hanya sebesar 4%.
Manulife mensimulasikan seorang pekerja dengan masa investasi 30 tahun dan kontribusi rutin Rp1 juta per bulan.
Jika memanfaatkan portofolio berimbang sesuai siklus usia (glidepath), pekerja tersebut berpotensi mengumpulkan dana Rp2,6 miliar.
Namun, jika dana tersebut hanya ditempatkan pada instrumen pasar uang yang sangat konservatif sejak awal, nilai akhirnya hanya mencapai sekitar Rp1 miliar.
Diversifikasi lintas kelas aset menjadi solusi penting untuk mengelola risiko tanpa mengorbankan hasil.
Memperluas jangkauan ke kelompok pekerja lepas dan perempuan menjadi pilar penting ketahanan ekonomi.
Langkah ini memerlukan pengurangan hambatan struktural serta penyediaan akses tabungan yang lebih dini.
Penyediaan skema kontribusi sukarela tambahan dapat membantu pekerja yang kerap berpindah industri atau platform.
Contoh suksesnya adalah Employees Provident Fund (EPF) di Malaysia melalui program i-Saraan untuk pekerja gig dan i-Suri untuk ibu rumah tangga.
Langkah serupa dijalankan lewat perluasan cakupan jaminan sosial nasional di Indonesia dan Filipina yang mulai menyasar sektor informal.
Upaya ini harus didukung dengan edukasi literasi keuangan mengenai insentif pajak agar kepercayaan masyarakat meningkat.
Fokus industri dana pensiun harus mulai bergeser dari sekadar melihat saldo simpanan besar (lump sum) menuju solusi pendapatan rutin yang konsisten.
Saldo besar dinilai kurang akurat dalam menggambarkan kesiapan masa tua.
Sistem pensiun yang ideal diuji dari kemampuannya mengubah akumulasi tabungan menjadi aliran pendapatan tetap yang mampu meredam laju inflasi serta volatilitas pasar pada fase dekumulasi.
Penyediaan alat kalkulator proyeksi pendapatan masa tua dapat membantu pekerja mengukur posisi keuangan secara presisi.
>>> Garam dan Madu Viral, Musik Hipdut Kini Digandrungi Gen Z
Transparansi dan tolok ukur berbasis hasil nyata ini yang akan memperkuat kepercayaan publik pada sistem pensiun.
Update Terbaru
Dr Melanie Walker Kenalkan Bill Gates ke Jeffrey Epstein Sebelum Beri Peringatan
Rabu / 10-06-2026, 09:30 WIB
Kurs Rupiah Menguat ke Rp 17.908 per Dolar AS pada 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 09:30 WIB
OJK Dorong Fondasi Kepercayaan Industri Aset Kripto Nasional
Rabu / 10-06-2026, 09:30 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.894 Usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan
Rabu / 10-06-2026, 09:28 WIB
CHINT Solar Siap Investasi Energi Terbarukan di Indonesia
Rabu / 10-06-2026, 09:28 WIB
Jadwal Lengkap Timnas Jerman di Fase Grup Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 09:28 WIB
Harga Emas Antam 10 Juni 2026 Merosot, Kini Rp2.713.000 per Gram
Rabu / 10-06-2026, 09:28 WIB
Desain Vivo X Fold 6 Bocor ke Publik Jelang Peluncuran Akhir Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 09:25 WIB
Aplikasi Streaming Piala Dunia 2026 Folaplay Resmi Hadir di Android
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
Harga Emas Antam 10 Juni 2026 Anjlok Rp20.000 Per Gram
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
Harga BBM BP Naik per 1 Juni 2026, Pertamax Green Ikut Menyesuaikan
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
4 Hotel di Medan dengan SPKLU, Ramah untuk Mobil Listrik
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
BEI Suspensi Saham ADCP Akibat Penundaan Pembayaran Bunga Obligasi
Rabu / 10-06-2026, 09:24 WIB
PT Rukun Raharja Tbk Targetkan Stock Split Saham RAJA Rasio 1:5
Rabu / 10-06-2026, 09:21 WIB






