Manulife Ungkap Lima Pondasi Penting untuk Perkuat Sistem Pensiun Global
Konsep pensiun di berbagai negara kini menghadapi perubahan mendasar akibat melonjaknya angka harapan hidup, pergeseran pola karier, serta tingginya ketidakpastian ekonomi.
Kondisi tersebut memicu perlunya transformasi menyeluruh pada sistem pensiun agar tetap relevan dalam menjawab tantangan masa depan.
>>> Serangan Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
Laporan bertajuk Securing Retirement: What Builds a Strong Pension System dari Manulife menguraikan bahwa masa purnabakti bukan lagi fase singkat.
Periode tersebut kini dapat berlangsung selama 30 hingga 40 tahun, sehingga memerlukan perencanaan matang guna menjamin ketahanan finansial jangka panjang.
Mayoritas skema pensiun saat ini masih memakai asumsi lama yang kurang relevan, seperti jalur karier linear, pekerjaan stabil, serta usia harapan hidup yang lebih pendek.
Kondisi ini memicu rendahnya tingkat penggantian pendapatan saat pensiun (retirement replacement rate).
Selain itu, kesenjangan kepesertaan masih lebar terutama pada sektor informal, ditambah minimnya panduan bagi individu dalam mengambil keputusan finansial yang rumit.
Lima Pondasi Sistem Pensiun
Menanggapi isu tersebut, Manulife merumuskan lima elemen kunci untuk membangun fondasi sistem pensiun yang kokoh, yaitu kecukupan (adequacy), akses (access), fleksibilitas (flexibility), nasihat (advice), dan akuntabilitas (accountability).
Kelima indikator ini menerapkan pendekatan progresif yang tidak hanya berfokus pada akumulasi aset.
Aspek inklusivitas, perubahan perilaku peserta, serta tingkat kepercayaan publik terhadap sistem juga menjadi poin perhatian utama.
Elvin Tharm, Head of Emerging Markets Asia Retirement Manulife, menjelaskan bahwa ekosistem pensiun di kawasan Asia tengah berada pada titik infleksi yang krusial.
Tingkat penggantian pendapatan di masa tua pada umumnya masih berada di bawah 50% dari penghasilan sebelum pensiun.
Update Terbaru
METRO Plaza Senayan Hadirkan Pop Up Store Eksklusif The Story Of
Rabu / 10-06-2026, 07:36 WIB
CGS International Sekuritas Rekomendasikan Saham BBCA Jadi Pilihan
Rabu / 10-06-2026, 07:36 WIB
Rupiah Tembus Rp18.000, Harga Barang Ritel Berpotensi Naik
Rabu / 10-06-2026, 07:36 WIB
Melinda French Blak-blakan Ungkap Alasan Cerai dengan Bill Gates
Rabu / 10-06-2026, 07:35 WIB
Timnas Argentina Gunakan Data GPS untuk Pantau Kesiapan Fisik Pemain
Rabu / 10-06-2026, 07:35 WIB
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 07:35 WIB
Arab Saudi Uji Ketangguhan Fisik Lawan Senegal Jelang Piala Dunia
Rabu / 10-06-2026, 07:33 WIB
Dangbei Luncurkan Earbud Clip-On Air 1S dengan Layar AMOLED 2,04 Inci
Rabu / 10-06-2026, 07:33 WIB
China Resmi Tugaskan Skuad Robot Polantas Pertama di Hangzhou
Rabu / 10-06-2026, 07:32 WIB
Ralf Rangnick Tunda Terima Tawaran AC Milan karena Minta Jaminan Tertulis
Rabu / 10-06-2026, 07:32 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Bebani Pemilik Mobil LMPV di Indonesia
Rabu / 10-06-2026, 07:32 WIB
Iman kepada Takdir: Kunci Hadapi Penyesalan dan Kecemasan Hidup
Rabu / 10-06-2026, 07:32 WIB
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0, Naik ke Peringkat 118 FIFA
Rabu / 10-06-2026, 07:32 WIB
Ralf Rangnick Ragukan Struktur Kekuasaan di AC Milan
Rabu / 10-06-2026, 07:30 WIB






