Manulife Ungkap Lima Pondasi Penting untuk Perkuat Sistem Pensiun Global
Di Indonesia sendiri, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan angka yang lebih rendah.
Tingkat penggantian pendapatan pensiun baru mencapai kisaran 10–15%, jauh di bawah standar kecukupan internasional dari ILO yang mematok angka 40%.
Guna mengatasi kesenjangan struktural ini, Elvin Tharm menegaskan perlunya pergeseran fokus dari sekadar mengumpulkan aset menjadi keberlanjutan pendapatan lewat tiga prioritas strategis.
Pertama, merancang sistem untuk menghadapi umur panjang melalui strategi investasi "through-retirement".
Strategi ini tetap mempertahankan porsi pertumbuhan aset setelah pensiun, alih-alih langsung beralih total ke portofolio konservatif.
Kedua, mengintegrasikan panduan investasi profesional sebagai infrastruktur inti melalui platform digital maupun penasihat manusia.
Fasilitas ini membantu mengurai kompleksitas keuangan dan menegaskan prioritas target jangka panjang.
Ketiga, mempercepat reformasi struktural guna memitigasi risiko ekonomi.
Regulator di Indonesia kini mulai mengonsep penguatan tabungan sukarela, perluasan kepesertaan wajib, hingga harmonisasi regulasi pensiun.
Pentingnya Diversifikasi Investasi
Kecenderungan memilih instrumen investasi yang terlalu aman terbukti memicu opportunity cost yang besar dalam jangka panjang.
Efek bunga-berbunga yang rendah berisiko menggerus akumulasi dana akhir para peserta.
>>> Menkes Budi Gunadi Dukung Empat Langkah Badan Gizi Nasional
Data tiga dekade terakhir mencatat indeks S&P 500 menghasilkan imbal hasil rata-rata 9% per tahun, sedangkan obligasi AS hanya berada di angka 4%.
Kondisi serupa juga terlihat pada tren pasar modal di Indonesia.
Dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, instrumen saham dan obligasi di Indonesia mencatatkan imbal hasil rata-rata di atas 10% per tahun.
Angka ini jauh melampaui deposito bank yang berada di kisaran 4,5% serta instrumen pasar uang sebesar 4–5%.
Meskipun 59% tenaga kerja Indonesia berada di usia produktif (15–44 tahun), alokasi aset pensiun justru didominasi instrumen pasar uang sebesar 57%.
Update Terbaru
Ranma 1/2 Season 3 Tayang 3 Oktober, Tambah Pengisi Suara Baru
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Pelatih Vietnam Buka-bukaan Resep Tumbangkan Timnas Voli Indonesia
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Pemerintah AS Dorong Veteran Jadi Sopir Truk Lewat Program Freedom Haulers
Minggu / 26-07-2026, 01:46 WIB
Salahdine Parnasse Resmi Gabung UFC, Langsung Headliner Paris Lawan Dan Hooker
Minggu / 26-07-2026, 01:43 WIB
Implan Mata Pemulih Penglihatan bagi Tunanetra Dapat Izin Edar di Eropa
Minggu / 26-07-2026, 01:43 WIB
Trailer Perdana Blade Runner 2099 Rilis, Konfirmasi Tayang 2026
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Magomed Ankalaev Kembali Bertarung Lawan Bogdan Guskov di UFC Abu Dhabi
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Granada CF Jamu Real Betis di Trofeo Ciudad de Granada
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Athletics Rekrut Mantan Peraih Cy Young Dallas Keuchel ke Kontrak Minor League
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Christian Gonzalez Ikut Latihan Penuh di Hari Pertama Camp Patriots
Minggu / 26-07-2026, 01:42 WIB
Daniel Weyman: Gandalf 'Telah Tiba' di The Rings of Power Season 3
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Crunchyroll Hapus Sejumlah Anime Termasuk Blood Blockade Battlefront dan Black Lagoon
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Thunder 3: Isekai Paling Aneh Musim Panas 2026 dengan Gaya Visual Unik
Minggu / 26-07-2026, 01:41 WIB
Clavicular Dibanting ke Aspal saat 'Penangkapan Warga' di Miami
Minggu / 26-07-2026, 01:35 WIB







