Pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan pertahanan diri terhadap Iran pada Selasa.

Aksi ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menuduh Teheran menembak jatuh helikopter militer Amerika di lepas pantai Oman.

>>> Ketegangan Timur Tengah Tekan Bursa Saham Wall Street

Insiden penembakan tersebut mengenai helikopter Apache, tetapi kedua pilot berhasil diselamatkan.

Komando Pusat AS atau US Central Command menyatakan bahwa tindakan tersebut diambil sebagai respons atas agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan.

Pernyataan resmi melalui media sosial tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai lokasi spesifik maupun target serangan udara tersebut.

Trump mengatakan kepada Reporter ABC News Jonathan Karl bahwa ini adalah respons atas apa yang dilakukan Iran terhadap helikopter mereka tadi malam.

Kekhawatiran Diplomasi dan Respons Israel

Serangan terbaru ini memicu kekhawatiran baru atas kelanjutan proses diplomasi. Trump sebelumnya mengklaim kesepakatan damai antara pihak-pihak yang berkonflik sudah hampir tercapai.

Kondisi di Timur Tengah semakin kompleks karena melibatkan Israel yang cemas terhadap potensi hasil kesepakatan damai antara AS dan Iran.

>>> Chatib Basri dan Budi Gunadi Bantah Isu Jadi Menteri Keuangan

Anggota kabinet keamanan Israel, Orit Strock, mengatakan mereka perlu memastikan Iran keluar dari konfrontasi tanpa kemampuan membangun kembali kapabilitasnya maupun proksinya.

Strock merujuk pada kelompok proksi Iran seperti Hamas di Gaza dan Hezbollah di Lebanon.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidato televisi pada Senin mengatakan pihaknya untuk sementara menahan serangan terhadap Iran, tetapi akan membalas jika Teheran kembali menyerang.

Ketegangan regional juga meningkat seiring keterlibatan kelompok bersenjata lain di Yaman yang mendukung Iran.

Kelompok Houthi di Yaman menyatakan telah meluncurkan rentetan rudal ke Israel dan akan memberlakukan larangan total navigasi maritim bagi musuh Israel di Laut Merah.

>>> Timnas Indonesia U-19 Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF U-19

Pihak militer Iran sendiri telah mengeluarkan peringatan keras melalui kantor berita semi-resmi Fars bahwa mereka siap meluncurkan aksi yang jauh lebih keras dan menghancurkan jika Israel terus melanjutkan operasi militer di Lebanon selatan.