Ketegangan Timur Tengah Tekan Bursa Saham Wall Street
Pasar saham Wall Street bergerak mixed pada perdagangan Selasa (9/6) di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Indeks Dow Jones Industrial Average justru ditutup menguat 86,10 poin atau 0,17 persen ke level 50.872,11.
>>> Chatib Basri dan Budi Gunadi Bantah Isu Jadi Menteri Keuangan
Sementara itu, indeks S&P 500 terkoreksi 19,08 poin atau 0,26 persen ke posisi 7.386,65, dan Nasdaq Composite turun 250,84 poin atau 0,97 persen menjadi 25.678,82.
Pernyataan Donald Trump di media sosial mengenai jatuhnya helikopter Apache milik AS di Selat Hormuz memicu respons keras yang mengganggu optimisme gencatan senjata di Timur Tengah.
Sentimen negatif tersebut mendorong indeks volatilitas Cboe Volatility Index (VIX) melonjak ke level tertinggi sejak 7 April, diiringi aksi jual saham yang meluas.
Indeks sektor teknologi S&P 500 menyusut 1,8 persen dan indeks semikonduktor Philadelphia SE Semiconductor Index merosot 1,9 persen akibat aksi ambil untung investor.
Aksi jual ini mengakhiri momentum pemulihan yang sempat terjadi pada hari sebelumnya, dengan saham Broadcom turun 1,1 persen, Nvidia 0,2 persen, dan Ciena anjlok 5,9 persen setelah menerbitkan surat utang konversi.
Meski demikian, indeks semikonduktor Philadelphia masih mencatat pertumbuhan 78,7 persen sepanjang tahun berjalan 2026.
Pernyataan Trump dan Rotasi Investasi
Kepala Strategi Pasar JonesTrading, Michael O'Rourke, mengonfirmasi bahwa berakhirnya momentum kenaikan saham teknologi menjadi pendorong utama pelemahan pasar.
"Setelah reli pagi hari kehilangan tenaga, aksi jual meluas ke berbagai sektor.
Selain itu, terjadi rotasi investasi sehingga sebagian investor mulai melepas saham yang sebelumnya naik tajam," ujar O'Rourke.
>>> Timnas Indonesia U-19 Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF U-19
Update Terbaru
Harga BBM Pertamina di Jabodetabek Naik per 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 06:45 WIB
Alphabet Himpun Dana Saham Rekor 85 Miliar Dollar AS untuk AI
Rabu / 10-06-2026, 06:44 WIB
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 Per Liter di Jakarta
Rabu / 10-06-2026, 06:44 WIB
GSK Akuisisi Nuvalent Senilai Rp190 Triliun untuk Perkuat Portofolio Kanker
Rabu / 10-06-2026, 06:44 WIB
John Herdman Targetkan Timnas Indonesia Jaga Tren Kemenangan Beruntun
Rabu / 10-06-2026, 06:41 WIB
Iran Protes FIFA Usai Jatah Tiket Piala Dunia Dicabut Sepihak
Rabu / 10-06-2026, 06:41 WIB
Jaksa Tolak Pleidoi Nadiem Makarim, Tetap Tuntut 18 Tahun Penjara
Rabu / 10-06-2026, 06:40 WIB
Bank Raya Optimistis Hadapi Kenaikan BI Rate dengan Perkuat Dana Murah
Rabu / 10-06-2026, 06:36 WIB
Serial Live Action Scooby-Doo Rilis Tampilan Perdana, Tayang 2027
Rabu / 10-06-2026, 06:35 WIB
IHSG Melonjak 7,57% ke 5.746 Setelah BI Naikkan Suku Bunga
Rabu / 10-06-2026, 06:35 WIB
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat pada Rabu 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 06:32 WIB
Stadion Jordan-Hare Penuh Suporter Jelang Argentina vs Islandia
Rabu / 10-06-2026, 06:30 WIB
Lonjakan Unduhan FF Kipas Beta Picu Ancaman Keamanan Siber
Rabu / 10-06-2026, 06:30 WIB
Ketegangan Timur Tengah Picu Penurunan Kunjungan Turis di Dubai
Rabu / 10-06-2026, 06:30 WIB






