Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat sambutan cemoohan dan sorakan dari penonton saat menghadiri pertandingan Game 3 Final NBA di Madison Square Garden, New York, pada Senin malam waktu setempat.

Momen tersebut terjadi ketika wajah Trump ditampilkan di layar jumbotron arena selama sekitar delapan detik saat lagu kebangsaan dikumandangkan sebelum laga antara San Antonio Spurs dan New York Knicks.

>>> Hampir 2.000 Personel Gabungan Amankan Laga Peru vs Spanyol di Stadion Cuauhtemoc

Trump tetap bersikap hormat sambil tersenyum di dalam kotak pemilik klub, didampingi pemilik Knicks James Dolan dan Sekretaris Interior Doug Burgum.

Pengamanan ketat dari Secret Service diterapkan dengan mengosongkan paviliun di sisi kanan dan kirinya.

Reaksi negatif muncul karena basis penggemar NBA cenderung liberal dan New York City merupakan basis pendukung Kamala Harris dalam pemilu 2024.

Pengetatan keamanan ekstrem juga mengubah atmosfer pertandingan bersejarah bagi Knicks.

"Dia bisa memilih hari lain. Malam ini untuk para penggemar.

Anda membuat orang pergi dari Garden. Ini bukan waktunya," kata Joanne Cadden, pendukung Knicks dari Bronx.

Cadden juga mengkritik barikade pagar setinggi 10 kaki dan pos pemeriksaan ketat yang diterapkan Secret Service dan kepolisian di sekitar stadion.

"Ini terlihat seperti penjara," ujarnya.

Kebijakan sterilisasi wilayah yang disebut "frozen zone" oleh Komisioner NYPD Jessica Tisch menyebabkan pembatalan acara nonton bareng luar ruangan yang biasanya menampung ribuan pendukung Knicks di sekitar West 30th hingga West 35th Streets.

>>> Hampir 2.000 Personel Gabungan Amankan Laga Peru vs Spanyol di Meksiko

"Itu mengubah segalanya. Haruskah dia di sini?

Saya pikir tidak, tapi dia datang. Dulu dia penggemar Knicks.