Indosat Integrasikan AI ke Jaringan 5G untuk Perluas Akses ke Desa
PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mulai mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) ke dalam infrastruktur jaringan 5G mereka.
Langkah ini bertujuan memperluas manfaat digital hingga ke wilayah pelosok, tidak hanya terbatas di perkotaan.
>>> Kredibilitas Fiskal Domestik Picu Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
President Director & CEO Indosat, Vikram Sinha, menyatakan bahwa Indonesia yang bukan pengadopsi awal jaringan 5G justru memberikan keuntungan strategis.
Perusahaan dapat belajar dari implementasi global untuk menghindari batasan teknologi yang ada.
Menurut Vikram, esensi pemanfaatan 5G bukan sekadar adu kecepatan koneksi.
Transformasi ini berjalan lebih lancar berkat pembenahan struktur tarif spektrum oleh pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang merancang spektrum 2,6 GHz dan 700 MHz.
Kebijakan tersebut mengoreksi beban biaya spektrum Indonesia yang sebelumnya tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di dunia.
Dengan spektrum baru, Indosat menggandeng Nokia sebagai mitra strategis untuk menyatukan konektivitas mutakhir dengan komputasi cerdas.
"Tidak hanya di kota-kota, dengan memasukkannya ke dalam jaringan, ini akan membawanya ke desa-desa. Jadi, apa yang Anda lihat di Jakarta, akan Anda lihat di Jayapura.
Anda bahkan akan melihatnya di Kalimantan. Jadi, itulah peluang yang kita miliki," ujar Vikram di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Ekspansi jaringan 5G Indosat tercatat agresif sepanjang tahun berjalan. Pada triwulan I-2026, perusahaan telah mengoperasikan 9.972 unit BTS 5G di berbagai wilayah Indonesia.
Jumlah tersebut melonjak 93,2 kali lipat dibandingkan periode yang sama pada kuartal I-2025 yang hanya 107 unit BTS 5G.
Pertumbuhan infrastruktur ini beriringan dengan kenaikan trafik data sebesar 25,1% secara tahunan (YoY) pada kuartal I-2026, mencapai 4.906 Petabyte (PB).
Update Terbaru
Pertamina Jajaki Kerja Sama Teknologi Hulu Migas dengan SLB
Selasa / 09-06-2026, 18:39 WIB
PT Superior Prima Sukses Tbk Catat Laba Rp84,11 Miliar di 2025
Selasa / 09-06-2026, 18:37 WIB
Digital Edge Garap Kampus Pusat Data CGK Berdaya 145 Gigawatt
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
Telkom Raih Telecom Company of The Year di Selular Award 2026
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.058 Meski Rentan Melemah Kembali
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
MTI Usul Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Tidak Diterapkan Merata
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
PLN Targetkan PLTS 1,225 GW Beroperasi pada 2029
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
Inggris Tinjau Akuisisi Paramount Skydance atas Warner Bros Senilai US$110 Miliar
Selasa / 09-06-2026, 18:36 WIB
DJP Blokir Ribuan Rekening Penunggak Pajak Senilai Rp 2,54 Triliun
Selasa / 09-06-2026, 18:33 WIB
Chatib Basri: Faktor Global Dominasi Tekanan Ekonomi Domestik
Selasa / 09-06-2026, 18:33 WIB
Bank Indonesia Pastikan Cadangan Devisa Cukup untuk Stabilisasi Rupiah
Selasa / 09-06-2026, 18:32 WIB
OJK Godok Aturan Tokenisasi Aset Nyata Komoditas Emas Nasional
Selasa / 09-06-2026, 18:32 WIB
Hormon GDF15 Berpotensi Menurunkan Keinginan Mengonsumsi Alkohol
Selasa / 09-06-2026, 18:32 WIB
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Selasa / 09-06-2026, 18:32 WIB






