Anjuran mengonsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari telah lama dikenal untuk menjaga kesehatan tubuh.

Namun, riset terkini membuktikan bahwa pemilihan jenis buah dan sayur secara spesifik memberikan dampak yang lebih signifikan, khususnya bagi kesehatan jantung.

>>> BEI Perkuat Transaksi Pasar Modal Lewat Liquidity Provider Saham

Riset yang diterbitkan dalam jurnal Food & Function menemukan mayoritas masyarakat belum mencukupi kebutuhan flavanol. Jenis senyawa alami pada tanaman ini memiliki keterkaitan erat dengan penurunan risiko gangguan jantung.

Padahal, zat alami tersebut banyak didapati pada kategori buah yang populer dan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk blueberry, apel, pir, serta anggur.

Flavanol sendiri diidentifikasi sebagai varietas senyawa alami dari tumbuhan yang menyimpan karakteristik antioksidan sekaligus antiinflamasi.

Sejumlah eksperimen terdahulu memperlihatkan zat ini berkontribusi optimal dalam memelihara fungsi pembuluh darah, mereduksi potensi penyakit kardiovaskular, mengoptimalkan daya kognitif, hingga memproteksi tubuh dari kanker.

Pentingnya Memilih Buah yang Tepat

Gunter G. C.

Kuhnle, PhD, profesor nutrisi dan ilmu pangan dari University of Reading, Inggris, yang juga bertindak sebagai penulis senior studi menyatakan bahwa gangguan jantung tetap menempati posisi atas pemicu kematian di skala global.

"Pola makan merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung yang dapat dimodifikasi. Karena itu penting untuk menemukan cara yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit tersebut," ujar Gunter G.

C. Kuhnle.

Tim peneliti melakukan pemantauan mendalam terhadap rekam pola konsumsi milik lebih dari 30.000 partisipan di wilayah Amerika Serikat dan Inggris, termasuk kalkulasi asupan flavanol harian mereka.

Data riset menyingkap fakta bahwa kurang dari seperlima total partisipan yang sukses mematuhi standar kuantitas konsumsi flavanol harian demi meminimalkan ancaman gangguan kardiovaskular.