Insiden mengejutkan terjadi pada laga persahabatan antara Denmark dan Swedia, Minggu (7/6/2026) waktu setempat. Kapten Timnas Denmark, Christian Eriksen, tiba-tiba pingsan di menit ke-65.

Pertandingan di Odense itu langsung dihentikan.

>>> Saham VISI Menguat 3% Jelang Akuisisi Nagita Slavina

Para pemain dari kedua tim segera memberikan pertolongan pertama sebelum Eriksen dibawa keluar lapangan untuk penanganan lebih lanjut.

Berkat tindakan cepat tim medis, nyawa mantan pemain Manchester United itu berhasil diselamatkan. Eriksen dilaporkan sudah bisa berjalan sebelum dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kondisi Terkini Christian Eriksen

Dokter Timnas Denmark, Morten Boesen, menyampaikan kabar terbaru melalui media sosial X. Ia menyatakan kondisi Eriksen sudah stabil dan diharapkan segera kembali ke rumah.

"Saya berbicara dengan Christian pagi ini dan dia baik-baik saja. Dia bersama keluarganya dan dalam keadaan sehat," tulis Boesen.

"Harapannya, dia akan segera diperbolehkan pulang."

>>> Polda Metro Jaya Jadwal Ulang Pemeriksaan Tiga Influencer Kasus Hanania

Sehari setelah insiden, Eriksen memberikan pernyataan langsung melalui Instagram pribadinya. Ia memastikan kondisinya membaik dan sudah berkumpul bersama keluarga.

Eriksen menegaskan situasi ini berbeda dengan kolapsnya saat Euro 2021. Alat defibrillator (ICD) yang tertanam di tubuhnya bekerja sesuai fungsinya melindungi jantungnya.

"Menerima kejutan dari ICD saya berdampak besar, tetapi ini situasi berbeda dari 2021. Saya merasa baik dan pemulihan sudah dimulai," tulis Eriksen.

Ia juga berterima kasih kepada tim medis dan dokter yang merawatnya.

Analisis Pakar Kardiologi

Pakar kardiologi Sadi Raza memberikan analisis melalui akun X. Ia menduga pingsannya Eriksen dipicu oleh kejutan dari ICD yang aktif secara mendadak.

>>> Kementan dan BRIN Teken MoS untuk Tingkatkan Produksi Pertanian Nasional

Menurut Raza, sengatan defibrillator memberikan sensasi hantaman keras di dada. Evaluasi medis menyeluruh akan dilakukan untuk memeriksa kondisi jantung Eriksen dan penyebab aktifnya ICD.