Masa depan George Russell bersama tim Mercedes dikabarkan berada dalam situasi yang tidak aman.

Pembalap asal Inggris tersebut dituntut untuk segera membalikkan keadaan pada sisa musim Formula 1 2026.

>>> ABC Siarkan Seluruh Pertandingan Final NBA 2026

Seperti dilansir dari Bola, kontrak Russell disebut-sebut memiliki klausul performa khusus.

Klausul tersebut dapat membatalkan masa baktinya di Mercedes jika ia kalah saing dari rekan setimnya yang lebih muda, Kimi Antonelli, dalam klasemen pembalap.

Russell mengalami masa sulit semenjak kompetisi bergulir kembali setelah jeda akibat pembatalan beberapa balapan.

Performa yang kurang maksimal dan faktor keberuntungan membuat raihan hasilnya tidak sebaik pada awal musim.

Pada Grand Prix Miami, Russell finis di tempat keempat dan tertinggal sejauh 43 detik dari Antonelli.

Nasib buruk berlanjut di GP Kanada ketika ia gagal menyelesaikan balapan utama saat sedang memimpin lomba, padahal sebelumnya sukses meraih pole position dan memenangi Sprint Race.

Kondisi Russell kian terpuruk setelah GP Monako akhir pekan lalu karena finis di urutan ke-12 tanpa membawa pulang poin.

Di sisi lain, Antonelli justru tampil sangat dominan dengan mengemas kemenangan kelimanya secara berturut-turut.

Rentetan hasil tersebut membuat Russell kini tertinggal 68 poin dari Antonelli.

Dalam tiga seri balapan terakhir, Russell hanya mampu mengumpulkan 25 poin, sementara Antonelli melesat dengan raihan 59 poin.

Situasi ini membuat Russell merosot ke peringkat ketiga klasemen pembalap, bahkan berada di belakang mantan rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang kini memperkuat Ferrari.

>>> Spanyol Kalahkan Peru 3-1 dalam Uji Coba di Meksiko

Kendati demikian, Russell menegaskan sikap optimistisnya mengenai persaingan musim ini.