Likopen juga membantu menekan oksidasi kolesterol jahat (LDL).

>>> Polri Selidiki Dugaan Kartel Penyebab Penurunan Harga TBS Sawit

Memperkuat sistem kekebalan tubuh. McNutt menyebutkan bahwa antioksidan dalam tomat menekan stres oksidatif dan mengoptimalkan fungsi sistem imun.

Beberapa studi mengindikasikan konsumsi tomat rutin berpotensi menurunkan risiko kanker tertentu.

Meningkatkan kesehatan saluran pencernaan. Menurut McNutt, data riset menunjukkan bahwa tomat dalam menu harian dapat meningkatkan populasi dan keberagaman mikrobiota usus.

Menjaga fungsi mata dan jaringan tubuh. Beta-karoten dalam tomat menjadi sumber utama vitamin A untuk kesehatan mata.

Folat mendukung kesehatan sel dan perkembangan jaringan tubuh.

Kondisi Medis yang Perlu Membatasi Konsumsi Tomat

Meskipun aman bagi mayoritas orang, tomat memiliki kadar asam alami yang tinggi sehingga dapat memicu gejala pada penderita refluks asam lambung atau GERD.

Rosenthal menyarankan untuk mengurangi konsumsi atau memperhatikan apakah tomat mentah atau matang yang menjadi pemicu.

McNutt mengemukakan bahwa sebagian kecil individu dengan gangguan autoimun tertentu mungkin merasakan peningkatan peradangan dan nyeri sendi setelah makan tomat.

Hal ini karena tomat termasuk tanaman nightshade yang memproduksi alkaloid. Namun, tomat tetap aman dan sehat bagi sebagian besar populasi.

Rosenthal menambahkan bahwa tomat kalengan bisa menjadi alternatif baik. Proses pemanasan saat pengemasan justru meningkatkan kadar likopen secara signifikan.

Ia menyarankan menyantap tomat bersama sumber lemak sehat untuk penyerapan likopen, beta-karoten, dan vitamin K yang lebih maksimal.

>>> DPR dan BUMN Bahas Rencana Buyback Saham di Tengah Pasar Volatil

Saat membeli produk olahan tomat, pilihlah yang bebas tambahan gula dan rendah natrium.