PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) kembali menjadi sorotan di pasar modal.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 8 Juni 2026, perusahaan menyepakati pembagian dividen jumbo senilai Rp21,9 triliun.

>>> Arumi Bachsin Dampingi Anak Sulung Bersiap Masuk SMP

Selain dividen, RUPST juga menyetujui program pembelian kembali saham atau buyback dengan alokasi dana maksimal Rp4 triliun. Program ini direncanakan berjalan hingga tahun 2027.

Kebijakan ini mencerminkan upaya perseroan dalam menyeimbangkan imbal hasil bagi investor dan kebutuhan modal untuk investasi jangka panjang.

Langkah ini juga mendukung kelanjutan transformasi digital perusahaan.

Respons pasar terlihat positif.

Saham TLKM meroket ke posisi Rp2.570 per lembar pada perdagangan Selasa (9/6), mencatatkan kenaikan 9,36% (+220,00) sejak awal sesi pertama.

Perubahan Manajemen Pasca RUPST 2026

RUPST juga menetapkan penyegaran pada jajaran manajerial tertinggi.

Susunan Dewan Komisaris kini dipimpin oleh Angga Raka Prabowo sebagai Komisaris Utama, dengan anggota antara lain Deswandhy Agusman, Anthony Leong, Ira Noviarti, Rofikoh Rokhim, Rizal Mallarangeng, Edwin Hidayat Abdullah, dan Ossy Dermawan.

Di jajaran direksi, Dian Siswarini ditetapkan sebagai Direktur Utama.

Ia didampingi oleh Veranita Yosephine, Willy Saelan, Arthur Angelo Syailendra, Nanang Hendarno, Seno Soemadji, Budi Satria Dharma Purba, Faizal R.

Djoemadi, Andy Kelana, dan sejumlah direktur lainnya.

>>> Developer Ace Combat 8 Bingung Terima Data Rahasia dari Manufaktur Pesawat

Rincian Alokasi Dividen dan Jadwal Pembayaran

Dividen tunai Rp21,9 triliun berasal dari laba bersih 2025 sebesar Rp17,8 triliun dan laba ditahan Rp4,2 triliun.

Jadwal pembayaran maksimal pada 10 Juli 2026, dengan recording date pada 19 Juni 2026.