Saham Telkom Indonesia Melonjak 10,64% Usai Keputusan Dividen Rp 21,9 Triliun
Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melonjak 10,64 persen ke level Rp 2.600 pada sesi I perdagangan Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 09.25 WIB.
Lonjakan ini terjadi setelah saham tersebut merosot 14,86 persen pada perdagangan sebelumnya.
>>> Prospek Cadangan Devisa Indonesia Diprediksi Bottoming Out dan Rebound pada Paruh Kedua 2026
Aktivitas perdagangan mencatat sebanyak 69,8 juta saham Telkom Indonesia telah ditransaksikan dengan frekuensi 10.598 kali. Total nilai transaksi pada sesi pertama mencapai Rp 178,78 miliar.
Pergerakan positif ini dipicu oleh aksi beli bersih (net buy) investor yang mencapai Rp 31,1 miliar.
Angka tersebut menjadi nilai beli bersih tertinggi di antara saham-saham lain pada periode yang sama.
Keputusan Dividen Jumbo dan Buyback
Sentimen positif pasar kembali menguat seiring dengan hasil keputusan internal perusahaan terkait alokasi keuntungan.
Manajemen PT Telkom Indonesia Tbk menetapkan kebijakan pengalokasian dana sebesar Rp 21,9 triliun sebagai dividen tunai.
PT Danantara Asset Management (DAM) selaku pemegang saham mayoritas atas 51,09 miliar saham atau setara 51,56 persen kepemilikan akan menerima bagian dividen sebesar Rp 11,3 triliun.
>>> Inspirasi 100 Nama Bayi Perempuan Modern Bernuansa Bunga
Keputusan pembagian dividen bernilai besar tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (8/6/2026).
Dana dividen ini bersumber dari laba bersih Telkom tahun buku 2025 sebesar Rp 17,8 triliun serta tambahan dari laba ditahan perusahaan sebesar Rp 4,2 triliun.
Para pemegang saham yang namanya sah terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal 19 Juni 2026 berhak atas dividen sebesar Rp 221 per lembar saham.
Manajemen menjadwalkan penyetoran dana dividen paling lambat pada 10 Juli 2026.
Selain menyetujui pembagian keuntungan, RUPST tersebut juga memberikan mandat kepada perusahaan untuk melakukan pembelian kembali atau buyback saham dengan anggaran sebesar Rp 4 triliun.
>>> Jadwal KRL Jogja Solo 9 Juni 2026: Rute Lengkap dan Jam Keberangkatan
Proses buyback ini dijadwalkan berjalan secara bertahap maupun sekaligus, baik di dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun luar BEI, dalam kurun waktu 12 bulan sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.
Update Terbaru
Menguak Jejak Genetik Langka pada Populasi Terisolasi
Jumat / 24-07-2026, 20:30 WIB
Pemprov DKI Siapkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Total Sekolah
Jumat / 24-07-2026, 20:29 WIB
Hasto PDIP Minta NU Dijauhkan dari Politik Praktis Jelang Muktamar
Jumat / 24-07-2026, 20:29 WIB
Hari Kebaya Nasional, Wilsen Willim Rilis Koleksi Bareng Dian Sastrowardoyo
Jumat / 24-07-2026, 20:28 WIB
Finalis Puteri Indonesia Meriahkan Hari Kebaya Nasional dengan Trunk Show
Jumat / 24-07-2026, 20:27 WIB
Geely Coolray Tak Kejar Harga Murah, Fokus pada Teknologi dan Performa
Jumat / 24-07-2026, 20:27 WIB
Cara Mudah Mendapatkan Cuan Lewat Bot Telegram Signal 2193 yang Sedang Tren Tahun 2026
Jumat / 24-07-2026, 20:21 WIB
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Waketum MUI Peringatkan Koruptor soal Azab dan Siksa Pedih Neraka
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
VW Sempat Kaji Mesin Bensin untuk ID. Buzz, Tapi Tak Muat
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Ketum MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Efek Juara Piala Dunia, Spanyol Ramai Diserbu Turis China
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB







