Kemenhaj Usut Dugaan Penipuan Dam dan Badal Haji Rp1,4 Miliar
Laporan dari para jemaah haji Indonesia yang dirugikan menjadi pintu masuk awal bagi pihak kementerian untuk membongkar aliran dana penyelewengan tersebut.
"Cukup banyak yang dirugikan, dan ini berangkat dari pengaduan jemaah yang tidak menerima receipt atau tanda terima dari Adahi," ujar Dahnil.
Sanksi administratif berupa pencabutan izin operasional KBIHU serta tindakan hukum pidana di Indonesia disiapkan bagi para oknum yang terbukti bersalah.
"Kami akan pastikan oknum KBIHU ini kami tertibkan secara administrasi, kami cabut izinnya, dan kami hukum secara pidana.
>>> Harga Bitcoin Tergelincir ke US$ 63.020, Analis Sebut Momen Akumulasi
Karena locus-nya ada di Saudi, kita akan bicarakan dengan aparatur hukum di Tanah Air," tegas Dahnil.
Pemerintah berencana membuka data KBIHU yang terlibat secara transparan melalui pengumuman resmi oleh tim juru bicara bersama jajaran Direktorat Jenderal Pengendalian.
"Besok tim jubir, Direktorat Jenderal Pengendalian, Irjen, serta Bina Haji dan Umrah akan menyampaikan secara resmi dan detail mana saja KBIHU yang terlibat," ujarnya.
Kementerian menyatakan komitmen penuh untuk membenahi sistem tata kelola haji secara menyeluruh demi memberantas praktik kartel sistematis yang merugikan para jemaah.
"Banyak yang benci saya dengan Pak Menteri karena kartel haji ini sudah terlanjur sistematis. Kita butuh KBIHU yang jujur membimbing jemaah.
Jangan jadikan jemaah sebagai komoditas," kata Dahnil.
Kementerian sangat menyayangkan tindakan penipuan ini karena dilakukan oleh oknum yang sebenarnya memiliki pemahaman keagamaan yang baik.
"Yang menjadi pelaku ini paham agama dan fikih. Kok tega melakukan hal seperti ini.
Kita akan betul-betul kelola haji dengan akhlak yang tinggi dan ilmu yang tinggi juga. KBIHU yang mendukung umat, kami dukung penuh, dan jumlahnya sangat banyak.
Update Terbaru
TPM Bakal Jadi Syarat Wajib untuk KMS Mulai Windows Server Berikutnya
Jumat / 24-07-2026, 20:40 WIB
Epic Games Store Bagi Game Gratis Lagi! Minggu Ini Kamu Bisa Klaim Foretales
Jumat / 24-07-2026, 20:39 WIB
Ibu Ben dan Casey Affleck Meninggal di Usia 83 Tahun Setelah Lawan Kanker
Jumat / 24-07-2026, 20:39 WIB
Chris Brown Mengaku Bersalah atas Serangan 2023 di London
Jumat / 24-07-2026, 20:35 WIB
Nanik S Deyang Berpotensi Diperiksa Kejagung di Kasus Korupsi MBG
Jumat / 24-07-2026, 20:34 WIB
Nilai Investasi Alphabet di Anthropic Melonjak Jadi Rp2.223 Triliun
Jumat / 24-07-2026, 20:34 WIB
Menguak Jejak Genetik Langka pada Populasi Terisolasi
Jumat / 24-07-2026, 20:30 WIB
Pemprov DKI Siapkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Total Sekolah
Jumat / 24-07-2026, 20:29 WIB
Hasto PDIP Minta NU Dijauhkan dari Politik Praktis Jelang Muktamar
Jumat / 24-07-2026, 20:29 WIB
Hari Kebaya Nasional, Wilsen Willim Rilis Koleksi Bareng Dian Sastrowardoyo
Jumat / 24-07-2026, 20:28 WIB
Finalis Puteri Indonesia Meriahkan Hari Kebaya Nasional dengan Trunk Show
Jumat / 24-07-2026, 20:27 WIB
Geely Coolray Tak Kejar Harga Murah, Fokus pada Teknologi dan Performa
Jumat / 24-07-2026, 20:27 WIB
Cara Mudah Mendapatkan Cuan Lewat Bot Telegram Signal 2193 yang Sedang Tren Tahun 2026
Jumat / 24-07-2026, 20:21 WIB
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB







