Manajemen Real Madrid melakukan perombakan besar pada sektor kepelatihan dan komposisi pemain menjelang pemilihan presiden klub pada Minggu, 7 Juni 2026.

Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan kontribusi penyerang Kylian Mbappe setelah tim gagal meraih trofi domestik utama dalam dua tahun terakhir.

>>> Prancis Kalahkan Irlandia Utara 3-1, Lini Pertahanan Disorot

Meski Mbappe berhasil mencetak 86 gol dan 12 assist dari 103 laga di seluruh ajang sejak kedatangannya pada musim panas 2024, kritik publik mencuat karena kegagalan tim menambah gelar mayor.

Kabar internal tim sempat memanas akibat frustrasi sejumlah pemain terhadap sikap Mbappe yang dituduh arogan, dan Madrid kalah dua kali dari Barcelona di ajang Piala Super Spanyol.

Dukungan Penuh Presiden

Di tengah sorotan tajam dan isu pembongkaran lini serang, Presiden Real Madrid Florentino Perez memberikan dukungan penuh kepada Mbappe.

Perez memastikan jajaran pemain bintang di lini depan tidak akan dilepas ke klub lain pada bursa transfer melalui wawancara dengan media Spanyol AS.

"Dia akan memberikan banyak hal untuk kami dan saya yakin dia akan sukses di Real Madrid," ujar Perez.

Perez menegaskan bahwa produktivitas Mbappe menjadi bukti nyata dari kualitas sang pemain yang tidak perlu dipertanyakan lagi oleh publik.

"Mbappe adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Anda hanya perlu melihat statistiknya untuk memahami kualitas yang dimiliki pemain kami," tegas Perez.

Penunjukan Jose Mourinho

Perez mengumumkan penunjukan Jose Mourinho sebagai pelatih baru menggantikan proyek taktis Alvaro Arbeloa dan Xabi Alonso.

Perez memilih Mourinho karena rekam jejak kuat yang dimilikinya selama berada di Santiago Bernabeu pada masa lalu.