"Dia sangat penting bagi Real Madrid pada masanya.

Mourinho adalah pelatih yang membawa tim meraih Liga Rekor dan meningkatkan daya saing tim ke level yang sangat tinggi," kata Perez.

Selain itu, Madrid memperkuat lini pertahanan dengan mendatangkan bek Liverpool Ibrahima Konate dan membidik bek sayap Inter Milan Denzel Dumfries.

>>> Prancis Taklukkan Irlandia Utara 3-1 Berkat Hat-trick Michael Olise

Perez menambahkan bahwa Mbappe, Vinicius, dan Bellingham akan terus bermain untuk Real Madrid.

Kylian Mbappe sendiri tetap percaya diri dengan status klubnya dan menilai Real Madrid adalah klub terbesar di dunia.

"Bagi banyak orang, kecuali fans Barcelona, Madrid adalah klub terbesar di dunia. Itu membuat Anda kecewa berat pasti," ujar Mbappe seperti dikutip Tribuna.

Mbappe menambahkan bahwa kepindahannya ke Los Blancos adalah langkah untuk mengukir warisan sejarah jangka panjang.

"Saya ingin mencatatkan sejarah di Real Madrid, karena jika Anda membuat sejarah di klub terbesar dunia, Anda akan tercatat dalam sejarah sepakbola," katanya.

Mantan pemain tim nasional Prancis, Marcel Desailly, turut memberikan pembelaan terkait kritik media mengenai liburan Mbappe ke Italia.

Desailly menilai kelemahan utama terletak pada sistem taktis tim, sehingga Mourinho harus mampu menyesuaikan taktik di sekitar sang penyerang produktif.

"Mourinho akan mengatakan hal yang sama: ‘Saya senang dengan 40 atau 42 gol per tahun dari Mbappe, saya hanya perlu menyesuaikan diri di sekitarnya.’

Dia adalah penyerang," ujar Desailly.

Pembelaan serupa datang dari mantan gelandang Real Madrid, Rafael van der Vaart, yang menyatakan bahwa label arogan kepada Mbappe tidak tepat.

Van der Vaart membandingkan tekanan yang dihadapi Mbappe dengan yang pernah dialami Cristiano Ronaldo di Madrid.

"Ketika Ronaldo bermain di sana dan tidak menang, dia juga selalu disalahkan.

>>> Hat-trick Michael Olise Bawa Prancis Kalahkan Irlandia Utara 3-1

Tapi memiliki bintang besar di tim memang sulit, karena pada akhirnya Ronaldo mencetak 60 gol per musim, dan Mbappe juga melakukan hal yang sama," jelas Van der Vaart.