Tim nasional Belanda menggelar dua pertandingan uji coba tertutup melawan Uzbekistan di New York, Amerika Serikat, pada Senin, 8 Juni 2026 malam waktu setempat.

Laga ini menjadi bagian dari persiapan akhir skuad Oranje menjelang Piala Dunia 2026.

>>> Timnas Belanda Matangkan Formasi Inti Jelang Uji Coba Lawan Uzbekistan

Pelatih kepala Ronald Koeman menerapkan format unik dengan membagi tim ke dalam dua pertandingan yang masing-masing berdurasi 2x35 menit.

Tujuannya agar seluruh pemain mendapatkan menit bermain yang cukup.

Komposisi pemain utama yang diturunkan pada laga pertama diproyeksikan menjadi kerangka tim untuk pertandingan pembuka Piala Dunia melawan Jepang.

Kondisi Pemain dan Evaluasi

Koeman menghadapi situasi ketidakpastian mengenai kondisi kebugaran bek Arsenal, Jurriën Timber, yang baru bergabung dalam sesi latihan kelompok setelah pulih dari cedera.

"Kami memutuskan siang ini apakah dia bisa bermain besok," kata Koeman.

Ia menambahkan bahwa Timber masih memiliki keluhan fisik ringan.

Posisi penyerang tengah juga masih menjadi teka-teki setelah Donyell Malen tampil kurang maksimal saat menghadapi Aljazair.

Koeman memilih merahasiakan status Malen. "Kalian lihat besok," ucapnya.

Evaluasi performa tim dilakukan setelah kekalahan tipis dari Aljazair, di mana aspek penyelesaian akhir dan agresivitas duel menjadi catatan utama.

"Donyell tahu dia seharusnya mencetak gol. Jika dia mendapat peluang seperti itu besok, dia akan memanfaatkannya," kata Koeman.

>>> Veda Ega Pratama Gagal Raih Poin di Moto3 Hungaria Akibat Penalti

Koeman menilai anak asuhnya sempat menunjukkan transisi cepat yang baik, namun kehilangan kendali permainan seiring berjalannya laga.

"Awalnya bagus, Anda melihat kualitas besar yang kami miliki saat ada ruang, dengan kecepatan dalam transisi. Tapi kami kehilangan agresivitas dalam duel dan menjadi ceroboh," ujarnya.