Pembalap rookie Indonesia, Veda Ega Pratama, gagal meraih poin setelah finis di posisi ke-16 pada balapan Moto3 Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6/2026).

Hasil minor tersebut terjadi akibat hukuman penalti yang membuat posisinya merosot ke barisan belakang.

>>> Belanda Uji Coba Terakhir Lawan Uzbekistan Sebelum Piala Dunia 2026

Veda menyelesaikan balapan dengan selisih waktu 33,461 detik dari Maximo Quiles yang keluar sebagai pemenang.

Padahal, ia sempat memulai balapan dengan baik dari posisi kesembilan di grid dan bersaing di lima besar pada lap-lap awal.

Penalti Long Lap Berdampak Besar

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang diraih oleh pembalapnya tersebut.

"Hari ini bukanlah hasil yang kami harapkan. Veda memulai dari posisi kesembilan tetapi harus menjalani Long Lap Penalty," ujar Aoyama.

Mantan pembalap MotoGP itu menilai bahwa hukuman penalti memberikan dampak yang sangat besar pada jalannya balapan di sirkuit tersebut karena karakteristik trek yang minim tempat untuk mendahului.

"Di sirkuit seperti Balaton Park hal itu berdampak signifikan pada balapannya. Begitu Anda kehilangan posisi di sini, sangat sulit untuk pulih karena peluang menyalip terbatas," kata Aoyama.

Meskipun demikian, manajemen tim mengapresiasi upaya keras sang pembalap yang terus memberikan perlawanan hingga hampir mendekati zona poin sebelum akhirnya kehilangan kecepatan di fase akhir balapan.

"Veda berjuang keras untuk pulih dan hampir meraih poin.

>>> Irlandia Utara Siap Sulitkan Prancis pada Laga Uji Coba

Ini bukanlah skenario ideal bagi kami, tetapi kami harus belajar dari akhir pekan ini dan memastikan kami kembali lebih kuat di putaran berikutnya," tambah Aoyama.