Ini juga baik untuk pemain yang belum 100% fit sehingga mereka bisa bermain di pertandingan kedua," kata Koeman.

>>> Daniel Sturridge Hadir di Second Chance, Beri Kesempatan Kedua Pemain Tersingkir

Koeman memaparkan bahwa distribusi menit bermain merupakan prioritas utama dalam dua laga uji coba yang dijadwalkan.

Penegasan ini memicu persaingan internal yang ketat di dalam tim Oranje, terutama bagi para pemain yang baru pulih dari cedera.

Salah satu pemain yang tengah berjuang menembus tim utama adalah bek Arsenal, Jurrien Timber, yang sempat menepi akibat cedera pangkal paha.

Staf medis Belanda terus memantau perkembangan kebugarannya sebelum mengambil keputusan akhir terkait statusnya di lapangan.

"Jika dia berlatih dan benar-benar fit, dia selalu memberikan kesan yang baik. Itu tidak terjadi setiap hari, jadi kami harus membuat keputusan," tambah Koeman.

Pihak manajemen kepelatihan menjadwalkan pertemuan khusus bersama tim dokter dan sang pemain untuk mengevaluasi kesiapannya.

Di kubu lawan, Uzbekistan yang kini ditangani Fabio Cannavaro mengusung formasi 3-4-2-1 untuk meredam agresivitas lini depan Eropa.

Tim debutan Piala Dunia ini juga mengincar hasil positif setelah kalah 0-2 dari Kanada pada pertandingan persahabatan sebelumnya di Edmonton.

Kekalahan dari Kanada tersebut menjadi hasil negatif pertama bagi Uzbekistan sejak Oktober tahun lalu ketika mereka ditundukkan Uruguay.

Uzbekistan dijadwalkan memulai kampanye fase grup Piala Dunia 2026 melawan Kolombia pada 17 Juni di Mexico City.

Sementara itu, Belanda akan bersaing dengan Swedia dan Tunisia di pertandingan Grup F lainnya.

>>> Putra Tri Ramadani Raih Emas Panjat Tebing di Praha

Laga uji coba melawan Uzbekistan menjadi kesempatan terakhir bagi De Oranje untuk mematangkan strategi sebelum terjun ke turnamen paling bergengsi di dunia.