Program soccer camp profesional pertama di Indonesia, Second Chance, kembali menghadirkan kejutan. Pada episode keempat, legenda Liverpool dan mantan striker Timnas Inggris, Daniel Sturridge, turut ambil bagian.

Kehadiran Sturridge bertujuan memberikan kesempatan kedua bagi 16 pemain yang tersingkir di episode ketiga. Ia akan memilih delapan peserta terbaik dari total belasan pemain yang ada.

>>> Putra Tri Ramadani Raih Emas Panjat Tebing di Praha

Tayangan episode keempat Second Chance bersama Daniel Sturridge sudah dapat disaksikan melalui EA SPORTS FC Mobile dan kanal YouTube Cuwitan62.

Proses syuting dilakukan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Stadion Patriot Candrabhaga menjadi saksi momen emosional sekaligus kompetitif bagi para peserta. Kehadiran Sturridge membuka kembali impian para pemain non-profesional untuk menembus dunia sepak bola profesional.

Sturridge memimpin langsung sesi drill intensif sebanyak dua kali kepada 16 pemain.

Penilaian performa dilakukan secara mendalam, mencakup aspek teknik, pengambilan keputusan, mentalitas bertanding, hingga karakter individu di lapangan.

>>> Timnas Jerman Enggan Disebut Favorit Juara di Piala Dunia 2026

Penentuan peserta terbaik juga melibatkan diskusi antara Daniel Sturridge, tim kepelatihan, dan Valentino 'Jebreeet' Simanjuntak.

Keterlibatan berbagai pihak ini memberikan perspektif berbeda dalam menilai potensi setiap pemain secara profesional dan objektif.

Standar Produksi Tinggi untuk Bakat Daerah

Second Chance diproduksi dengan standar tinggi oleh CuwitanDigital yang bekerja sama dengan EA SPORTS FC Mobile. Program ini mengumpulkan 50 pemain non-profesional dari 10 daerah berbeda di Indonesia.

Para peserta mendapatkan kesempatan langka untuk menunjukkan kemampuan di depan mantan bintang sepak bola dunia. Mereka juga merasakan langsung atmosfer kompetitif yang biasa terjadi di level profesional.

"Second Chance adalah bukti nyata bahwa bakat tidak mengenal asal daerah, latar belakang, atau perjalanan hidup yang berliku.

>>> BPJS Ketenagakerjaan Kelapa Gading Gandeng Korporasi Perluas Kepesertaan

Di sini, lapangan hijau menjadi tempat di mana mimpi yang sempat tertunda mendapat nafas baru - di bawah sorotan kamera, di hadapan dunia, dengan standar profesional yang sesungguhnya," kata Dyota Pratyaksa, Project Lead Cuwitan Digital.