Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel menegaskan bahwa Jude Bellingham tidak otomatis menjadi starter di Piala Dunia 2026. Persaingan di skuad The Three Lions saat ini sangat ketat.

Pernyataan itu disampaikan Tuchel usai laga uji coba melawan Selandia Baru di Stadion Raymond James, Florida, pada 6 Juni 2026.

>>> Rheza Danica Raih Podium Kedua ARRC 2026 di Thailand

Sejak mengambil alih kursi pelatih pada Januari 2025, Tuchel baru memberikan empat kali kesempatan starter kepada Bellingham.

"Ya, dia harus melakukannya," jawab Tuchel saat ditanya apakah Bellingham perlu berjuang merebut tempat utama. Mantan pelatih Bayern Munchen itu menilai skuad Inggris memiliki banyak pemain berkualitas setara.

"Dia adalah salah satu pemain inti, tetapi kami memiliki 14 atau 15 pemain yang berpotensi menjadi starter," ujar Tuchel.

Komposisi pemain dinamis sehingga posisi starter bisa berubah menjelang turnamen besar.

Persaingan Ketat dan Faktor Cedera

Penampilan impresif gelandang Aston Villa Morgan Rogers menjadi salah satu alasan berkurangnya menit bermain Bellingham.

Rogers tampil dalam 12 dari 13 pertandingan Inggris bersama Tuchel dan menjadi satu-satunya pemain yang selalu bermain di delapan laga kualifikasi Piala Dunia.

Situasi ini berbeda dengan era Gareth Southgate pada Euro 2024, saat Bellingham selalu menjadi starter di tujuh laga dan hanya melewatkan 29 menit.

>>> Thailand U-19 Kalahkan Malaysia 3-2, Lolos ke Semifinal Piala AFF

Cedera bahu pada September dan masalah hamstring berkepanjangan juga membuat Bellingham absen di beberapa laga.

Hubungan Bellingham dan Tuchel sempat menjadi sorotan setelah Tuchel mengkritik perilaku sang pemain usai kekalahan dari Senegal pada Juni lalu.

Namun, situasi membaik setelah Bellingham tampil positif sebagai pemain pengganti dan mengenakan ban kapten saat Inggris menang 1-0 atas Selandia Baru.

"Anda bisa melihat bahwa Jude memiliki determinasi dan agresivitas luar biasa.

Itu karakteristik utamanya, tetapi dia baru kembali dari cedera, penuh energi, dan senang bisa bermain lagi," kata Tuchel.

Tuchel menyayangkan cedera Bellingham datang saat Real Madrid berada di fase krusial perebutan gelar Liga Champions dan La Liga.

>>> Opta Unggulkan Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Meski begitu, pelatih asal Jerman itu menilai kesiapan fisik dan mental Bellingham saat ini sudah ideal.